Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan Sugiyo di Pekalongan, Senin, mengatakan hingga Senin malam ini kobaran api masih terus menyala pada badan kapal tersebut.
"Api terus membakar badan kapal yang terbuat plastik dan kayu sehingga kobaran api sulit dipadamkan meski petugas pemadam kebakaran telah berusaha maksimal," katanya.
Lima kapal dengan alat tangkap jenis tuna maupun dengan alat tangkap jenis cakalang tersebut terbakar pada tahap perbaikan di dok kapal, kawasan pelabuhan setempat.
Kobaran api yang makin membesar membakar badan kapal ini sempat menimbulkan kepanikan warga karena mereka khawatir api merembet ke kapal lainnya maupun permukiman warga.
Kepala Kepolisian Sektor Pekalongan Utara AKP Simatupang mengatakan bahwa polisi belum mengetahui persis penyebab munculnya sumber api yang menyebabkan kapal terbakar.
"Dengan kondisi tiupan angin yang terlalu kencang mengakibatkan kobaran api cepat membesar sehingga upaya petugas pemadam kebakaran mengalami kesulitan untuk memadamkan api," katanya.
Ia mengatakan bahwa saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah para saksi.
Dalam kebakaran kapal itu, katanya lagi, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Pewarta: KutnadiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.