"Ini prestasi luar biasa karena bisa memenuhi target. Tadinya hanya dua emas yang ditargetkan dari nomor ganda campuran dan ganda putri, namun ada tambahan satu emas dari tunggal putri," kata Ketua PB Pelti Rildo Ananda Anwar dalam keterangan resminya di Manila, Sabtu
Emas Indonesia di Filipina dibuka oleh pemain tunggal putri Aldila Sutjadi. Di partai final, pemain unggulan kedua itu sukses mengalahkan wakil Vietnam, Nguyen Savanna Ly dengan skor 6-0 dan 7-5.
Satu hari berikutnya emas diraih oleh ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rumpies setelah dipartai final mengalahkan ganda putri asal Thailand yang diperkuat pemain legendaris Tamarine Tanasugarn yang berpasangan dengan Peangtarn Plipuech dengan skor 6-3 dan 6-3.
Sedangkan emas ketiga dipersembahkan oleh pasangan yang sedang daun Aldila Sutjiadi/Chistopher Rungkat yang sukses mengalahkan pasangan senior Thailand, Sanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn dengan skor 4-6, 6-4,10-8.
Untuk dua emas tersisa direbut oleh petenis asal Vietnam dan satu lagi untuk tuan rumah Filipina. Indonesia selain meraih tiga emas juga mengumpulkan dua medali perunggu lewat Priska Nugroho dan pasangan Beatrice Gumulya/David Agung Susanto
Menurut dia, keseriusan Aldila Sutjiadi dan kawan-kawan dalam berlatih ternyata membuahkan hasil yang maksimal, bahkan melebihi apa yang sudah dicanangkan sebelumnya.
Sementara itu, pada babak final ganda campuran, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono hadir memberikan semangat pada Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi.
"Alhamdulillah saya melihat perjuangannya cukup ketat dan cukup percaya diri. Syukurlah kita bisa mendapatkan medali emas dan menjadi juara di tenis," kata Basuki dalam keterangannya.
Pewarta: Bayu KuncahyoEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.