Kegiatan yang digelar di Mapolresta Tanjabtim itu dihadiri jajaran TNI, BPBD, perusahaan, masyarakat peduli api dan pemangku kepentingan lainnya.
"Seluruh pejabat yang ada di Kabupaten Tanjabtim agar lebih waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan saat memasuki musim kemarau nanti," kata Kata Kapolda Jambi didampingi Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Rabu.
Khusus untuk wilayah yang masih memiliki hutan dan lahan yang cukup luas seperti Kabupaten Tanjabtim dinilai Kapolda sangat rentan dan cepat sekali penyebaran apinya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga diperlukan edukasi pencegahan agar karhutla tidak meluas.
"Perlu antisipasi yang dilakukan pertama kalinya bukan upaya pemadaman api jika sudah terjadi kebakaran di dalam hutan, maka yang utama adalah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di kabupaten in demikian pesan Kapolda di acara itu," katanya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Jambi meminta saling koordinasi antara semua elemen TNI-Polri dan pihak terkait lainnya agar di Kabupaten Tanjabtim pada musim kemarau tahun ini tidak ada titik api yang bersumber dari kebakaran hutan dan lahan di daerahnya.
Ia menganggap perlu dan penting dilakukan selain kesiapsiagaan juga terus sosialisasi ke masyarakat luar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Hadir pada acara apel perlengkapan peralatan Karhutla di Tanjabtim adalah Kepala BPBD Jambi Bayu Bachyuni, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, Bupati Tanjabtim, Romy Haryanto, Kapolres Tanjabtim AKBP Andy Ichsan, Forkompinda Kabupaten Tanjab Timur dan Kepala BPBD Tanjabtim.
Pewarta: Nanang MairiadiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.