Kota Jambi (ANTARA) - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik untuk meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025–2026 di Kota Jambi.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Bakri bersama rombongan ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat seluas 5,5 hektare. Mudah-mudahan program Presiden Prabowo Subianto ini dapat berjalan secara maksimal, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.
Proyek pembangunan yang bernilai kontrak Rp446.496.498.000 dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender itu dilaksanakan oleh PT Sasmito, dengan manajemen konstruksi oleh PT Archimedia Consultants bekerja sama dengan PT ARSS Baru dan PT Mitra Karya Sanjaya, serta menggunakan anggaran dari APBN Tahun 2025/2026.
Setiap lokasi sekolah dirancang menampung sebanyak 1.080 siswa dalam 36 rombongan belajar, dimana jenjang SD memiliki 18 rombongan belajar (rombel) untuk 540 siswa, SMP memiliki sembilan rombel untuk 270 siswa, dan SMA memiliki sembilan rombel untuk 270 siswa.
Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan tepat waktu tanpa kendala, dengan target rampung pada Juni 2026 guna mendukung tahun ajaran baru.
Sementara Wali Kota Jambi Maulana mengucapkan terima kasih atas dukungan Komisi V DPR RI melalui peninjauan langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat.
"Sekolah Rakyat ini sangat ditunggu oleh warga kurang mampu, karena akan menampung sebanyak 1.080 anak dari Desil 1 yang segera diseleksi, dengan fasilitas asrama yang baik, dan pendidikan internasional, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas SDM," kata dia.
Pewarta: Agus Suprayitno/Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026