Jambi, Antarajambi.com - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perhubungan uji coba bus angkutan massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) yang disinkronkan dengan halte yang dibangun.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra di Jambi, Jumat, mengatakan uji coba dilakukan untuk memastikan kesiapan pengoperasian angkutan massal dan halte-halte yang ada.

"Kita uji coba bus dan penggunaan halte, namun kita juga memperhatikan mereka yang memiliki keterbatasan fisik agar mereka tetap nyaman dan aman ketika memanfaatkan angkutan massal ini," kata Varial.

Angkutan massal BRT sebanyak lima unit itu merupakan bantuan pemerintah pusat. Pemprov Jambi hanya menyediakan pembangunan halte.

Lima unit angkutan massal dengan nama "Trans Siginjai" itu siap mengantar masyarakat ketujuan dan turun dari halte satu ke halte lainnya. Dimana Dishub menyediakan sebanyak 20 halte.

Angkutan "Trans Siginjai" kata Varial juga memiliki slogan, yakni "kalau mau lancar, murah dan nyaman naik trans siginjai".

Varial mengatakan, penyediaan angkutan massal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan, karena trend penggunanan kendaraan roda dua dan empat di Jambi terus meningkat. Diharapkan moda transportasi ini diterima oleh masyarakat.

Dalam pengelolaan "Trans Siginjai", Pemprov Jambi kata Varial akan bekerjasama dengan pihak ke-tiga. Dengan kerjasama nantinya tarif angkutan akan diberikan subsidi oleh Pemrov jambi.

"Jadi nanti tarifnya murah dan menarik minat masyarakat. Kita belum putuskan berapa tarifnya karena belum ada pembicaraan dengan pihak ke-tiga," katanya menjelaskan.

Dia menambahkan, angkutan massal itu direncanakan mulai sepenuhnya dioperasikan pada akhir tahun ini .


Pewarta: Gresi Plasmanto

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2017