Salah seorang warga tergesa-gesa membalikkan arah kendaraanya di Jalan Basuki Rachmat menghindari anggota kepolisian dan Dishub Kota Jambi yang melakukan penyegatan kendaraan di dekat kawasan Tugu Keris Siginjei, Rabu.

Petugas gabungan itu bertugas di cek point untuk memastikan pengendara mengenakan masker untuk pencegahan COVID-19.

"Pokoknya ada polisi saat razia kendaraan atau razia masker, deg-degannya sama, takut," kata salah seorang wanita berkendaraan otomatik yang memilih balik arah itu.

Ternyata, selain tidak menggunakan masker, ibu rumah tangga dan anaknya yang duduk di depannya, ternyata ia tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Sebenarnya saya deg-degan karena tak punya SIM, kalo punya sih saya ndak akan balik kanan," katanya.

Namun ketika diberitahu bahwa itu hanya operasi penegakan disiplin menggunakan masker, ia memilih tidak melanjutkan perjalannya dan memilih masuk ke jalan pintas di sana.

"Ndak, nanti kena denda juga, ndak punya uang," katanya sambil berlalu.

Ia salah satu dari sejumlah pengguna jalan raya yang tidak mengenakan masker yang memilih balik arah. Namun sejumlah pengendara tak bermasker memilih tetap melintas meski mendapat penanganan dari petugas gabungan dicheck point penegakan disiplin menggunakan masker.

"Banyak yang kita hentikan karena tak mengenakan masker, padahal ia bawa masker hanya tidak memakainya. Mereka kami ingatkan," kata seorang petugas di cek point itu.

Pewarta: Syarif Abdullah

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2020