TNI AD memulihkan jalur darat wilayah Sumatera Utara yang rusak karena bencana dengan menyelesaikan jembatan Bailey di wilayah Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA , Sabtu, jembatan tersebut selesai dibangun pada Kamis (22/1).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta menjelaskan, jembatan darurat itu dibangun oleh Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan.

Donny menjelaskan, jembatan tersebut dibangun menggunakan alat berat dan material khusus yang dimiliki TNI AD diantaranya dump truck, crane, yap crane, long cargo, serta material jembatan bailey tipe 2-1.

Jembatan tersebut, lanjut Donny, memiliki panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter, dilengkapi papan lantai, balok pengapit, dan pelat lantai, serta dicat dengan warna merah putih.

"Pada tahap akhir, pekerjaan difokuskan pada pemasangan balok pengapit dan papan lantai, pengelasan pelat lantai, serta pengecatan panel kanan dan kiri jembatan," jelas Donny.

Hingga saat ini, Donny memastikan jembatan tersebut sudah bisa digunakan masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, Donny berharap masyarakat di Langkat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Pewarta: Walda Marison

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026