Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menargetkan dua Sekolah Rakyat (SR) di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat beroperasi pada Juli atau pada tahun ajaran 2026-2027 mendatang.

“Pengerjaan SR sedang berlangsung dan mudah-mudahan selesai sesuai target. Kami optimistis tahun ajaran baru mendatang sudah bisa dipakai melaksanakan proses belajar mengajar,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi Edi Kusmiran di Jambi, Kamis.

Ia menjelaskan, setiap SR akan menampung sebanyak 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar (Rombel). Dengan rincian, jenjang SD sebanyak 18 rombel dengan kapasitas 540 siswa, jenjang SMP dan SMA masing-masing sembilan Rombel dengan kuota 270 siswa per jenjang.

Terkait penjaring siswa sepenuhnya menjadi wewenang Kementerian Sosial melalui petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di masing-masing kabupaten/kota.

Petugas PKH akan menentukan calon siswa yang layak melalui metode pembagian data berdasarkan urutan tertentu (desil), mulai dari desil satu sampai desil dua.

“Sedangkan untuk kebutuhan tenaga pendidik, sepenuhnya menjadi wewenang dan tanggung jawab Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Muhammad Umar memastikan pihaknya akan mencari solusi terkait pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat.

Menurut dia, selama program tersebut baik dan memiliki nilai manfaat yang besar terhadap masyarakat, pemerintah daerah sepenuhnya tetap akan memberikan dukungan.

"Kalau guru dibilang cukup, ya, tidak cukup sesuai kebutuhan, tapi tetap akan diusahakan. Apalagi ini program pusat, kita harus mendukung," kata Umar.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jambi targetkan dua Sekolah Rakyat beroperasi Juli

Pewarta: Agus Suprayitno

Editor : Siri Antoni


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026