Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi telah mengajukan dua lokasi masing-masing di Kabupaten Bungo dan Tanjung Jabung Timur untuk pendirian Sekolah Unggul Garuda ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Secara administrasi dan persyaratan kelembagaan sudah siap, tinggal nanti (menunggu) persetujuan kementerian, tinggal menunggu survei lapangan," kata Pelaksana tugas Kadis Pendidikan Provinsi Jambi Muhammad Umar di Jambi, Selasa.
Umar menjelaskan pengajuan dua daerah itu didasari pada kesiapan administrasi dan pemenuhan syarat kelembagaan yang telah ditetapkan oleh kementerian terkait. Seperti kebutuhan lahan minimal 20 hektare yang telah dipenuhi oleh dua daerah tersebut.
Khususnya di Kabupaten Bungo, daerah itu bahkan telah menyiapkan dua lokasi di sekitar Bandara Muara Bungo dan kawasan di sekitar Jalan Lintas Sumatera.
Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pemerintah setempat telah menyiapkan lahan di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Geragai.
Ia menambahkan usulan pendirian Sekolah Unggul Garuda harus mempertimbangkan faktor keamanan, bebas dari ancaman bencana, dan dengan dukungan sistem mitigasi yang baik.
Provinsi Jambi merupakan salah satu dari 23 daerah pengusul, yang nantinya akan dipilih 20 titik di seluruh Indonesia untuk pembangunan sekolah unggulan tersebut.
Pendirian sekolah unggul Garuda ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jambi yang saat ini masih berada dalam kategori sedang.
"Persyaratan kelembagaan sudah, tinggal nanti dari kementerian melakukan evaluasi melalui survei lapangan untuk memastikan keselarasan antara data administrasi dengan kondisi di titik lokasi," jelas Umar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jambi ajukan dua lokasi pendirian Sekolah Unggul Garuda
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026