.....turunnya NTP Jambi disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih kecil dari kenaikan indeks harga barang dan jasa .....

Jambi (ANTARA Jambi) - Hasil pemantauan harga-harga pedesaan di sembilan kabupaten di Provinsi Jambi pada Juni 2012, Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami penurunan sebesar 0,49 persen dari 92,39 pada Mei menjadi 91,94 pada Juni.

Kepala BPS Jambi, Akhmad Jaelani di Jambi, Rabu mengatakan, turunnya NTP Jambi disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih kecil dari kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian.

Nilai Tukar Petani diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani dalam persentase yang merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Pada Juni 2012, NTP subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan subsektor perikanan naik masing-masing sebesar 0,17 persen, 0,45 persen, 0,04 persen dan 0,25 persen.

Sedangkan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 1,51 persen.

Sementara itu untuk indeks harga yang Diterima Petani (It) menunjukkan harga komoditas pertanian yang dihasilkan petani dimana pada Juni 2012, indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,18 persen.

Kenaikan It terjadi pada empat subsektor yakni subsektor tanaman pangan sebesar 0,99 persen, hortikultura 1,09 persen, peternakan sebesar 0,54 persen serta perikanan sebesar 0,54 persen, sedangkan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 0,86 persen.

Dari indeks harga yang dibayar petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan khususnya petani yang merupakan bagian terbesar serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.

  Pada Juni 2012 indeks harga yang dibayar petani (Ib) naik sebesar 0,68 persen dan kenaikan tersebut terjadi pada seluruh subsektor.(T.N009/




Editor : Nurul

COPYRIGHT © ANTARA 2026