.....Kenaikan ini dapat dicapai karena adanya kenaikan jumlah rata-rata pengeluaran wisman perkunjungan," kata Menteri.....
Jakarta (ANTARA Jambi) - Sektor pariwisata diperkirakan menyumbangkan devisa 9,07 miliar dolar AS pada 2012 atau naik 6,03 persen dibandingkan tahun lalu, demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu.
"Kenaikan ini dapat dicapai karena adanya kenaikan jumlah rata-rata pengeluaran wisman perkunjungan," kata Menteri Mari Elka Pangestu di Jakarta, Rabu, dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2012.
Tahun ini pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1.133,81 perorang perkunjungan atau naik 1,39 persen dibandingkan pada 2011 sebesar 1.118,26 dolar AS.
Meski demikian, pihaknya mencatat, untuk lama tinggal wisman tahun ini menurun 1,79 persen dari 7,84 hari perkunjungan menjadi 7,7 hari.
"Kami perkirakan ini terjadi karena ada peningkatan kunjungan dari wisman regional dibandingkan dari Eropa akibat adanya perlambatan ekonomi di sana," katanya.
Namun, pertumbuhan wisman hingga Oktober 2012 naik lima persen dibandingkan tahun lalu yang artinya lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan pariwisata global yang diprediksi naik 3-4 persen pada 2012.
Sementara untuk wisatawan nusantara (wisnus) pada 2012 diestimasikan terjadi 245 juta perjalanan atau naik 3,81 persen dibandingkan pada 2011 sebanyak 236 juta perjalanan.
"Kenaikan perjalanan wisnus ini membawa dampak positif terhadap pembelanjaan wisnus yang tahun ini jumlahnya diperkirakan sebesar Rp171,5 triliun atau naik 9,3 persen dibandingkan pada 2011 sebesar Rp156,89 triliun," katanya.
Menteri menjelaskan, berdasarkan data Neraca Satelit Pariwisata Nasional tahun 2011 kontribusi sektor pariwisata secara langsung terhadap PDB Nasional mencapai empat persen atau sebesar Rp296,97 triliun.
"Dalam hal penyerapan tenaga kerja mencapai 8,53 juta atau 7,72 persen dari penyerapan tenaga kerja secara nasional.
Dari sisi investasi hotel dan restoran, baik PMA maupun PMDN pada 2012 meningkat signifikan dimana hingga kuartal ketiga tahun ini realisasi PMA untuk hotel dan restoran telah mencapai 729,7 juta dolar AS naik dibandingkan tahun lalu senilai 242,2 juta dolar AS.
Sementara untuk PMDN realisasinya 86,1 juta dolar AS atau naik dibandingkan tahun lalu yang nilainya 39,4 juta dolar AS, tambahnya. (Ant)
: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.