.....Ini sudah tahun kelima saya meninjau soal-soal dan pelaksanaan ujian nasional (UN), dan kami pastikan soal-soal ini aman dan steril. Jadi tidak akan bocor," kata Bambang.....
Jambi (ANTARA Jambi) - Wali Kota Jambi Bambang Priyanto mengatakan, pihaknya menjamin soal-soal ujian nasional untuk Kota Jambi aman dan steril dari jangkauan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
"Ini sudah tahun kelima saya meninjau soal-soal dan pelaksanaan ujian nasional (UN), dan kami pastikan soal-soal ini aman dan steril. Jadi tidak akan bocor," kata Bambang, usai persiapan UN di Kota Jambi, Senin.
Bambang berharap, dalam UN kali ini seluruh siswa di Kota Jambi dapat lulus 100 persen.
Kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Bambang Priyanto meminta agar menjalankan tugas dan fungsinya terkait pelaksanaan UN dengan sebaik-baiknya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Rifa'i mengatakan, ruang penitipan soal UN kali ini dikunci dengan empat gembok dan dipegang oleh empat pihak yang berbeda.
"Ruangan ini digembok empat dan kuncinya dipegang oleh pihak kepolisian dan perguruan tinggi, serta panitia," katanya.
Rifa'i menjelaskan, UN hari pertama tingkat SLTA akan diikuti oleh lima kelompok sekolah, yakni SMA, SMK, MA, SMA LB dan Paket C dengan jumlah peserta mencapai 10.098 orang.
"Jumlah peserta mencapai 10.098 orang yang terdiri dari siswa SMA sebanyak 5.088 orang, SMK 3.670, MA 1.098, SMA LB 8 peserta da Paket C sebanyak 305 orang," ucapnya.
Sementara panitia untuk distribusi soal mencapai 35 orang yang terdiri dari personil kepolisian dan dari Dinas Pendidikan.
Menurut Rifa'i, soal UN telah diterima oleh Dinas Pendidikan Kota Jambi dari perguruan tinggi setempat pada hari Minggu (14/4) sekitar pukul 10.30 WIB.
Penyerahan soal disaksikan oleh berbagai pihak, di antaranya dari Kepolisian (Polda dan Polresta Jambi), perguruan tinggi, Disdik Kota dan Provinsi Jambi, serta dari Kemenag.(Ant)
Pewarta: Nurul Fahmy: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.