......terjadi peningkatan dibanding tahun lalu......
Jambi (ANTARA Jambi) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disudpar) Provinsi Jambi menyebutkan, sekitar 10.776 wisatawan mancanegara (Wisman) dari berbagai negara mengunjungi sejumlah objek wisata unggulan di provinsi itu sepanjang tahun 2015.

"Selama 2015, objek wisata di Jambi dikunjungi sebanyak 10.776 wisman atau terjadi peningkatan dibanding tahun lalu," kata Kepala Bidang Destinasi Wisata Disbudpar Provinsi Jambi, Guntur Madyan di Jambi, Selasa.

Dari sekian banyak wisman yang berkunjung ke Jambi itu 80 persen murni berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Dia mengatakan, peningkatan kunjungan wisman tersebut didominasi oleh wisatawan dari Eropa dan Asia tenggara khususnya Malaysia.

Namun tahun 2016 ini wisman dari Amerika khususnya Amerika Latin diyakini mulai banyak yang berkunjung ke destinasi unggulan di Kabupaten Kerinci atau yang lebih dikenal dengan nama "Bumi Sakti Alam Kerinci".

"Aktivitas utama wisman tersebut di Kabupaten Kerinci itu untuk memperoleh pengalaman dan tantangan dalam melakukan pendakian Gunung Kerinci (3.805 MDPL) serta menikmati danau Kaldera tertinggi di Asia Tenggara yakni Danau Gunung Tujuh (1.950 MDPL)," katanya menjelaskan.

Selain itu, umumnya wisman berkunjung ke Kabupaten Kerinci itu melakukan "jungle track" dan ekspedisi lima danau yaitu Danau Kaco, Danau Nyalo, Danay Kecik, Danau Duo, Danau Lingkat yang terdapat di Desa Wisata Lempur yang terdapat budaya dalam peradaban proto melayu.

"Disamping itu keunggulan danau tersebut berada di zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang menjadi daya tarik tersendiri," katanya.

Selain Kabupaten Kerinci, kata Guntur, juga terjadi peningkatan kunjungan di Kabupaten Merangin, namun tidak terlalu signifikan hanya di kawasan taman bumi (Geopark) Merangin dan destinasi unggulan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) dengan kehidupan sosial orang rimba.

"Umumnya para wisatawan yang berkunjung ke Merangin hanya melihat fosil dan melakukan aktivitas arung jeram dan mengunjungi permukiman orang rimba," katanya.

Sedangkan kunjungan wisman ke Muaro Jambi didominasi oleh kategori pilgrim (wisata religi) di komplek percandian Muarojambi yang merupakan pusat perkembangan agama Budha di Nusantara.

"Ada juga untuk kepentingan-kepentingan penelitian dan mayoritas wisman berasal dari Singapura dan Prancis," katanya.

Sementara untuk kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) ke Provinsi Jambi mencapai 2,4 juta selama tahun 2015 dan secara keseluruhan masih didominasi mengunjungi objek wisata di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

"Untuk kategori bisnis dan pertemuan (MICE), Kota Jambi masih menjadi pilihan utama yang kemudian disusul oleh Kabupaten Merangin dan Muarojambi," katanya menambahkan. (Ant)

Pewarta: Gresi Plasmanto
: Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026