......masih banyak sekali satu sekolah hanya punya satu guru, khususnya SMK......
Jambi (ANTARA Jambi) - Anggota DPRD Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Yahya mengatakan, Bungo masih kekurangan tenaga pengajar sehingga menyebabkan kualitas pendidikan di kabupaten itu kurang optimal.

"Dari segi tenaga pengajar khususnya di kecamatan paling ujung kabupaten, masih banyak sekali satu sekolah hanya punya satu guru, khususnya SMK," katanya di Jambi, Minggu.

Yahya mengatakan, dengan adanya kewenangan provinsi mengambilalih pendididikan menengah diharapkan Pemprov Jambi mampu memenuhi kekurangan guru khususnya di kabupaten bagian barat Jambi itu.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Bungo ini juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan konsultasi bersama DPRD Provinsi Jambi untuk menanyakan status perpindahan sekolah menengah dari kabupaten ke provinsi.

Dia meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempedulikan kesejahteraan tenaga pendidik dan memenuhi kekurangan tenaga pendidik di beberapa sekolah yang berada di pelosok.

"Untuk pengawasan kita dari DPRD masih tetap berwenang. Tapi kalau dari segi pembangunan SDM dan infrastruktur itu 'kan sudah ditangan provinsi dan sudah ada undang-undangnya," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Gusrizal mengatakan, untuk sekolah menengah atas tersebut ke depan memang harus menjadi kewenangan dan tanggung jawab pemerintah provinsi.

Dia juga meminta kepada kabupaten untuk tetap melakukan monitoring di segala bentuk kegiatan khususnya di sektor pendidikan. Soal kekurangan guru DPRD provinsi akan menindaklanjutinya.

"Karena jarak yang jauh jadi kabupaten juga harus membantu melakukan monitoring," kata Gusrizal.


Pewarta: Dodi Saputra
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026