Kepala National Network OCBC NISP, Heriawan Gozali di Jambi, Selasa, berharap OCBC NISP Jambi bisa memenuhi kebutuhan pebankan di Provinsi Jambi.
"Sampai 31 Maret 2016 OCBC NISP di Indonesia memiliki aset Rp119,4 triliun dan 369 kantor dengan rasio kecukupan modal 18 pesen dan rasio kredit bermasalah 0,8 persen. Rendahnya rasio kredit bermasalah tersebut mencerminkan bahwa OCBC NISP memegang prinsip kehati-hatian," kata Gozali.
Usai pembukaan kantor cabang bank tersebut di Jambi, Gozali juga mengatakan OCBC Singapura mendukung sepenuhnya OCBC Indonesia.
Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar yang menghadiri pembukaan kantor cabang bank tersebut berharap agar dunia usaha dan pendanaan, baik perbankan maupun nonperbankan di Jambi terus berkembang.
Wagub menyatakan dirinya mengapresiasi dibukanya Kantor Cabang Bank OCBC NISP, yang berarti bahwa bank tersebut bertumbuh dan berkembang.
Menurutnya, dengan dibukanya Kantor Cabang OCBC NISP tersebut, semakin banyak tenaga kerja yang diserap, masyarakat sekitar mendapatkan manfaat dan semakin banyak pajak untuk negara.
Selain itu, kata Wagub, seluruh aktor pembangunan di Provinsi Jambi maupun di Indonesia yakni pemerintah, dunia usaha dan masyarakat madani terus bertumbuh dan berkembang, yang pada akhirnya bermuara pada kemajuan Provinsi Jambi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
"Menumbuhkan ekonomi tentu membutuhkan banyak kontribusi dari semua pihak. Ada tiga strategi utama yang kita jalankan untuk membangun kembali ekonomi kita," katanya.
Pertama, terus meningkatkan pertumbuhan melalui investasi dan ekspor. Kedua, terus menumbuhkan sektor riil, agar lebih banyak tercipta lapangan kerja melalui industri pertanian dan jasa. Ketiga, mengurangi kemiskinan secara sistematis dan signifikan melalui revitalisasi pembangunan pertanian dan pembangunan pedesaan.
Wagub menambahkan dalam pendanaan, peran bank termasuk OCBC NISP sangat dibutuhkan, yang juga turut menggerakkan perekonomian.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Darwisman mengatakan dengan dibukanya cabang baru Bank OCBC NISP maka terdapat 380 bank umum di Provinsi Jambi. Tetapi kalau ditambah dengan BPR, totalnya 412 bank.
Darwisman menjelaskan bank berkewajiban memberikan edukasi literasi keuangan  dan pemahaman kepada nasabah. Apalagi perekonomian dan pembangunan Provinsi Jambi sedang menggeliat dan prospek pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi bagus.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi V Carlusa berharao agar OCBC NISP dapat melaksanakan seluruh ketentuan perbankan yang sudah ditetapkan oleh BI dan pemerintah, serta dapat mendukung program kerja BI dan pemerintah. (Ant)
Pewarta: Dodi Saputra: Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.