Jambi (ANTARA) - Jajaran Polda Jambi menggelar shalat ghaib di Masjid Al-Ikhlas Mapolda sebagai wujud belasungkawa dan kepedulian terhadap korban aksi unjuk rasa di Jakarta yang menimpa pengemudi ojek online (ojol).
Kegiatan shalat ghaib usai pelaksanaan shalat Jumat, dipimpin oleh H.Ubadillah.MA dan diikuti oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi.
Shalat ghaib ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polda dan Polres bersama jajaran. Usai shalat berjamaah dilakukan juga doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta mendoakan keselamatan para petugas keamanan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto melalui Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi Kompol M. Amin Nasution menyebutkan kegiatan ini sebagai bentuk bela sungkawa mendalam atas jatuhnya korban saat unjuk rasa pada Kamis (28/8).
Selain itu, mendoakan agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Mewakili keluarga besar Polda Jambi, Polri mengucapkan turut berduka atas kejadian yang menimpa saudara kita pengemudi ojek online di Jakarta. Semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran," katanya Amin.
Sampai saat ini kondisi Kamtibmas di Jambi masih kondusif pasca aksi demo dan bentrokan di Jakarta pada Kamis (28/8) hingga Jumat siang, dan informasi nya di Jambi juga akan digelar aksi demo gabungan mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Jambi dalam rangka simpati terhadap korban kekerasan demo di Jakarta dan mengkritisi kebijakan dewan maupun pemerintah.
Pewarta: Nanang MairiadiEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026