Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menekankan kesiapsiagaan lintas sektoral menghadapi suasana Lebaran 2026, mulai dari pengamanan, keandalan pasokan listrik dan ketersediaan kebutuhan pokok karena mobilitas masyarakat diprediksi akan tinggi.
Pernyataan itu disampaikan gubernur saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) persiapan pengamanan Idul Fitri dengan jajaran pemerintahan kabupaten/kota dan instansi terkait mulai dari Kapolda, Kajati, Danrem di Jambi, Senin.
"Lebaran merupakan perhelatan besar, bayangkan arus mudik dan balik. Itu kalau tidak kita kelola dengan baik pasti akan menimbulkan gejolak di masyarakat," kata Al Haris.
Dalam kesempatan itu, gubernur menekankan bahwa pengamanan merupakan tugas besar yang memerlukan sinergi di semua level pemerintahan.
Justru itu, pentingnya pengelolaan arus mudik dan arus balik yang diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan karena panjang masa libur Lebaran.
Selain masalah transportasi, menurut Al Haris, beberapa poin krusial yang menjadi perhatian, antara lain memastikan keandalan pasokan listrik dari PLN.
Kemudian menjamin ketersediaan stok LPG di masyarakat dan menjaga ketersediaan bahan pokok agar harga tetap stabil.
"Intinya kita harus siaga, pastikan semua lancar, aman, stok ada, dan petugas di lapangan selalu siap," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan kebijakan penanganan sampah di Kota Jambi menghadapi perayaan Idul Fitri.
Pemerintah kota memastikan tetap menyiagakan petugas lapangan dalam menjaga kebersihan kota, terutama yang berkaitan dengan sampah.
"Persoalan sampah akan kita maksimalkan penanganan terutama saat Lebaran mendatang, petugas tetap siaga menjaga kebersihan kota," ujar Maulana.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026