Jambi (ANTARA Jambi) - Pesawat Cassa 212 menabur 900 kilogram garam di langit wilayah Kabupaten Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur, Jambi, sebagai upaya menyemai awan untuk modifikasi cuaca hujan buatan di daerah itu.

"Hari ini (Minggu) kita lakukan penyemaian untuk modifikasi cuaca, karena di dua kabupaten itu paling banyak potensi pembentukan awan kulonimbus," kata Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Cornelius Nababan di Jambi, Minggu.

Dia mengatakan, penyemaian garam halus itu dibawa pesawat Cassa 212 milik militer yang langsung 'take off' dari Bandara Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang pada pukul 12.41 WIB. Tiba di Bandara Jambi pesawat mengambil garam pada pukul 14.20 WIB yang kemudian langsung terbang melakukan penyemaian.

"Pesawatnya 'stanby' di Palembang, dan begitu jarak pandang naik di atas 1.000 meter, pesawat langsung bergerak melakukan penyemaian garam di Jambi," katanya.

Dijelaskannya, untuk mengetahui potensi awan, pihaknya berkordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi. Dari radar milik BMKG tersebut menunjukan potensi pembentukan awan cukup besar di wilayah dua Kabupaten itu.

"Untuk mengtahui peotensi awan, kita pakai radar BMKG dan dari radar itu menunjukan merah semua, artinya menunjukan potensi awan sangat ideal untuk disemai garam," katanya menjelaskan.

Sementara di wilayah Kota Jambi kata Cornelius belum bisa dilakukan penyemaian garam karena belum ada pembentukan potensi awan.

Dia mengatakan, setelah dilakukan penyemaian garam tersebut biasanya akan bereaksi setelah tiga jam kemudian dan itu tergantung dari kondisi kelembaban atmosfir.

"Infromasinya di wilayah Muarojambi desa Gambut Jaya serta beberapa wilayah lainnya sudah turun hujan," katanya.

Cornelius menambahkan, selain melakukan modifikasi cuaca di Jambi, pesawat Cassa 212 tersebut juga melakukan modifikasi cuaca di wilayah Musi Banyasin, Sumatera Selatan.

"Untuk penyemaian garam selanjutnya kita melihat kondisi jarak pandang di Palembang, karena pesawatnya 'stanby' di Palembang," katanya menambahkan. (Ant)

Pewarta: Dodi Saputra

Editor : Azhari


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2015