Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang berhasil melakukan langkah-langkah strategis menghapus sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Menurut dia, pencabutan sanksi tersebut sangat melegakan, khususnya para atlet nasional yang sedang mempersiapkan diri bertanding pada sejumlah ajang internasional yang akan datang.

"Saya memberikan apresiasi atas upaya tim Indonesia yang berhasil menghapus sanksi dari WADA. Ini merupakan pengalaman yang harus bisa dijadikan pelajaran penting agar ke depan tidak terulang lagi," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.



Dia menilai, upaya cepat pemerintah bersama pihak-pihak terkait patut diapresiasi karena akhirnya Indonesia tidak harus menjalani hukuman selama satu tahun.

Menurut dia, masyarakat merasakan betapa kecewanya saat tim Indonesia menang di ajang dunia seperti Thomas Cup namun Bendera Merah Putih yang menjadi kebanggaan tidak bisa berkibar di podium.

"Namun kita akhirnya lega karena masalah yang menjadi sorotan besar masyarakat Indonesia ini bisa cepat teratasi, dan menjadi pelajaran berarti untuk tidak mengulanginya lagi," ujarnya.

Puan menilai pencabutan sanksi WADA yang sudah diumumkan pada Jumat (4/2) akan berdampak pada semangat atlet Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional selanjutnya.

Dia mencontohkan, tahun 2022 akan digelar Asian Games sehingga bisa dibayangkan jika Merah Putih tidak berkibar, padahal Indonesia punya atlet-atlet hebat yang akan membawa banyak medali.

Puan pun berpesan kepada Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) agar tidak lagi lalai untuk mengikuti aturan-aturan yang diharuskan, khususnya yang terkait dengan kebijakan internasional.

"Karena dampaknya bukan hanya akan dirasakan lembaga secara internal namun juga para atlet serta rakyat Indonesia secara keseluruhan," katanya.

Menurut dia, kelalaian bisa berakibat pada nama baik dan kehormatan bangsa sehingga diharapkan pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan pengawasan agar Indonesia terhindar dari segala sanksi di dunia olahraga.
 

Pewarta: Imam Budilaksono

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2022