Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) melepasliarkan 21 hewan liar ke kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Kepala BKSDA Jambi Donal Hutasoit di Jambi, Jumat, mengatakan satwa-satwa liar tersebut berasal dari Pusat Penyelamatan Satwa BKSDA DKI Jakarta yang kemudian dirawat dan selanjutnya dilepasliarkan ke kawasan taman nasional di Jambi, sebelum dilepas ke TNKS. 

Satwa yang dilepas ke Taman Nasional Kerinci Seblat itu terdiri dari tiga kucing hutan (Prionailurus bengalensis), tiga beruk (Macaca nemestrina), satu binturong (arctictis binturong), empat Burung Tangkar Uli (Dendrocitia occipitalis), dan 10 Burung Takur Api (Psilopogon pyrolophus).

Taman Nasional Kerinci Seblat dipilih sebagai lokasi lepas liar hewan-hewan itu karena alam di sana memiliki habitat yang mendukung keberlangsungan hidup satwa liar serta sangat cukup ketersediaan tempat berlindung, pakan, dan keberadaan satwa sejenis yang memungkinkan satwa yang dilepasliarkan untuk berkembang biak, serta jauh dari pemukiman penduduk.

Sebelumnya sejak 23 Juni 2023 satwa-satwa tersebut dirawat secara medis di tempat penyelamatan satwa BKSDA hingga dinyatakan sehat dan masih memiliki sifat liar untuk kembali ke alam. 

"Satwa-satwa itu dinyatakan sehat dan layak untuk dilepasliarkan, sehingga kita lepaskan ditempat yang cocok untuk kehidupannya di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dan setelah dilepasliarkan satwa-satwa tersebut juga akan tetap dipantau kondisinya oleh petugas di lapangan," kata Donal Hutasoit.

Pewarta: Nanang Mairiadi

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2023