Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) kembali diadakan di Kota Jambi sebagai upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi dalam pengendalian inflasi.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Mukti Rigowo di Jambi, Minggu, mengatakan langkah pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, kolaborasi BI Jambi dengan Pemkot Jambi melalui GNPIP diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam pengendalian inflasi.

"Untuk Kota Jambi ini kegiatan berbarengan dengan rangkaian semarak kemerdekaan RI yaitu fun bike sehingga dengan jumlah massa yang banyak kami berharap dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat untuk menjaga inflasi," katanya.

Mukti menjelaskan bahwa langkah -langkah pengendalian inflasi yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sejauh ini menunjukkan hasil baik dengan inflasi gabungan dua Kota Jambi dan Muaro Bungo tercatat 1,15 persen (yoy) per Juli 2023. 

Baca juga: BI Jambi dorong ekosistem keuangan digital lewat Gentala Arasi 2023
 
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Mukti Rigowo, Minggu (20/8/2023). (ANTARA/HO-Humas BI Jambi)


Selanjutnya, BI bersama Pemkot Jambi siap melakukan tujuh program penguatan GNPIP 2023 yaitu, penyelenggaraan operasi pasar, gelar pangan murah, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

BI juga mendorong peningkatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) bahan pangan melalui penguatan peran TPID, penguatan pasokan pangan strategis melalui Gerakan Tanam dan program urban farming "Kampung Inflasi" di 50 RT di Kota Jambi.
 
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi, Dinas Pertanian Kota Jambi dan para rukun tetangga yang telah
mendukung sinergi Kampung Peduli Inflasi," kata Mukti.

Selain itu, juga dilakukan penyaluran subsidi ongkos angkut untuk perbaikan efisiensi dan manajemen stok pangan serta penyaluran sarana dan prasarana pertanian untuk peningkatan produktivitas pertanian dan mitigasi risiko cuaca.

Kemudian, pilot project digital farming pada klaster bawang merah di Kabupaten Bungo, penguatan data dan informasi di antaranya melalui pemanfaatan data survei yang dihasilkan oleh BPS, Bank Indonesia, Disperindag, dan Dinas Ketahanan Pangan.

Selanjutnya, BI dan Pemkot Jambi siap memperkuat koordinasi dan komunikasi melalui  pelaksanaan High Level Meeting TPID tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam kesempatan ini, BI Jambi turut menyerahkan hadiah bagi 10 kampung inflasi terbaik di Kota Jambi. Selain melaksanakan GNPIP, BI Jambi juga melakukan penutupan Pekan QRIS Nasional (PQN) yang telah berlangsung sejak 14 Agustus hingga 20 Agustus 2023.

Dalam kegiatan PQN, BI Jambi menggelar kegiatan QRIS goes to campus, QRIS goes to school, lomba merchant QRIS sebagai langkah mendorong capaian merchant, pengguna dan transaksi QRIS di Jambi. BI Jambi turut menyasar milenial untuk menambah jumlah pengguna dan transaksi QRIS untuk mencapai target akuisisi.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha menegaskan Pemkot Jambi berterimakasih atas bantuan Bank Indonesia yang diberikan kepada Kota Jambi. Dengan komitmen bersama untuk pengendalian inflasi, Fasha menyakini inflasi Kota Jambi dapat terkendali.

Baca juga: BI Jambi lakukan "kick off" GNPIP dan "opening ceremony" Pekan QRIS

Baca juga: BI Jambi dukung penguatan produksi pertanian cegah dampak El Nino

Baca juga: Kegiatan Serambi 2023 dorong pengembangan ekonomi syariah Jambi

Pewarta: Tuyani

Editor : Satyagraha


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2023