Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mengupayakan revitalisasi aset kampus guna meningkatkan pendapatan sebagai badan layanan umum (BLU).

"Revitalisasi aset untuk pendapatan BLU, selama ini BLU di luar UKT baru Rp1,2 miliar, saya minta kepada pusat bisnis kampus tahun ini harus mencapai target Rp5 hingga Rp7 miliar," kata Rektor UIN STS Jambi Prof Asad Isma di Jambi, Minggu.

Ia meminta kepada pusat bisnis kampus untuk mengkaji ulang aset yang dimiliki untuk dikelola.

"Caranya bagaimana, mengkaji aset yang bisa dibisniskan," katanya.

Dia menjelaskan, realisasi optimalisasi aset kampus sebagai potensi pemasukan ekonomi baru itu sudah dilakukan, salah satunya melalui pembangunan lapangan mini soccer berstandar internasional yang berlokasi di kampus UIN STS Jambi di Telanaipura, Kota Jambi.

Selain pembangunan lapangan mini soccer, UIN juga berencana membangun mahad atau asrama mahasiswa.

Karena itu Asad menegaskan agar semua pihak dapat berkontribusi menggali potensi pengembangan yang bisa dilakukan UIN STS Jambi.

"Terkait pembangunan mahad atau asrama, skemanya sedang kami kaji terus bersama pusat pengembangan bisnis. Harapan kami nanti setelah pembangunannya selesai, paling tidak 1.500 orang mahasiswa bisa diasramakan," katanya.

Sebelumnya Ketua Pusat Pengembangan Bisnis (PPB) UIN STS Jambi Eja Armaz Hardi mengatakan, pembangunan lapangan mini soccer berstandar internasional yang telah dimulai oleh UIN Jambi ini ditujukan untuk peningkatan pendapatan BLU.

"Setelah pembangunan lapangan selesai diharapkan langsung berdampak pada peningkatan pendapatan untuk Badan Layanan Umum UIN STS Jambi," katanya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan itu menjadi pemasukan untuk BLU dari sektor optimalisasi aset.

Pewarta: Tuyani

Editor : Dolly Rosana


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2024