Bupati Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi Muhammad Fadhil Arief secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang berlangsung di Lapangan SDN 139/1 RT 05 Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, kabupaten itu, Selasa.

Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara resmi yang khidmat, di mana Bupati Batang Hari bertindak sebagai Inspektur Upacara. 

TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, yang bertujuan mempercepat pembangunan di desa, khususnya wilayah tertinggal, terpencil, dan terisolir. 

Program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Bupati Batang Hari juga menekankan bahwa TMMD ke-127 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun sarana dan prasarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” ujar Fadhil.

Selain pembangunan fisik, Kodim 0415/Jambi juga melaksanakan berbagai kegiatan Bakti Sosial, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan KB, sunatan massal, pendampingan UMKM, penanaman pohon keras secara simbolis.

“Tadi juga sudah kita tinjau bersama-sama, ada pelayanan kesehatan, pelayanan KB, serta sunatan massal. Ini menunjukkan bahwa TNI sudah berbuat nyata untuk negeri, khususnya Kabupaten Batang Hari,” katanya.

TMMD ke-127 mengusung tema "Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa" yang menegaskan bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa dengan menyatukan komitmen seluruh elemen bangsa demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pjs Kasdim 0415/Jambi, Letkol Beni, menjelaskan bahwa sasaran TMMD tahun ini meliputi pembukaan jalan Desa Petajen menuju Desa Tebing Tinggi sepanjang 4,5 km x 10 m, 

Rehab rumah tidak layak huni sebanyak dua unit, rehab mushola satu unit, pembuatan sumur bor lima unit, pembuatan pos kamling satu unit, rehab lapangan badminton satu unit dan rehab MCK dua unit.

Selain itu, program unggulan Kasad juga diterapkan, seperti penanaman pohon, pembersihan lingkungan, pemberian nutrisi untuk balita stunting, dan ketahanan pangan.

TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga dijalankan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat desa, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan,penyuluhan kesehatan dan pendidikan, pelayanan posyandu, penurunan stunting, pelatihan keterampilan.

“Melalui TMMD, kami hadir membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi berbagai permasalahan yang ada di desa. Kegiatan ini juga mengedepankan semangat gotong royong yang mulai pudar,”kata Letkol Beni.

Untuk itu, ia mengharapkan dan dampak TMMD ini dapat tercapai pemerataan pembangunan desa, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

Kegiatan TMMD ke-127 menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan kembali nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Pewarta: Riski Apriyani

Editor : Siri Antoni


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026