Kota Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi Maulana meninjau progres pembangunan kolam retensi pengendali banjir Telago Kajang Lako guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan target.
"Saya meninjau tahapan pembangunan, saat ini pembebasan lahan seluas 3,1 hektare telah selesai, termasuk sekitar 80 tumbuk atau 0,8 hektare lahan milik Pemerintah Provinsi," katanya di Jambi, Kamis.
Dia menjelaskan, kolam retensi Telago Kajang Lako berlokasi di Kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru.
Maulana mengatakan sejumlah alat berat sudah mulai dikerahkan saat ini untuk mendukung pelaksanaan proyek pengendalian banjir di kota tersebut.
Pemerintah kota setempat menyiapkan Telago Kajang Lako sebagai kolam retensi yang juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata air.
Danau buatan tersebut, kata dia, merupakan titik terendah pada sistem asam sehingga akan dilakukan pendalaman hingga tiga hingga empat meter.
"Mudah-mudahan langkah pembangunan kolam retensi ini dapat memberikan manfaat besar, terutama bagi masyarakat di sepanjang aliran sistem asam, karena keberadaan diprediksi mampu mengurangi potensi banjir hingga 60 persen," katanya.
Ia berharap seluruh tahapan yang telah berjalan dapat menjadi dasar agar proses pengerjaan ke depan berlangsung tepat waktu sesuai target penyelesaian pada tahun 2026.
"Kami berharap masyarakat turut mendoakan agar proses pengerjaan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, karena pembangunan kolam retensi ini merupakan mimpi bersama," kata dia.
Pembangunan kolam retensi itu merupakan salah satu langkah strategis Pemkot Jambi dalam mewujudkan visi dan misi Kota Jambi Bahagia melalui program Kota Tangguh sebagai pusat perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.
