.....Sistem pembiayaan seperti itu sudah berlaku di beberapa negara di Eropa, dimana hewan ternak bisa dijadikan jaminan kredit.....
Bandung (ANTARA Jambi) - Para peternak sapi perah di Jawa Barat berharap ternak sapi mereka bisa diakui menjadi jaminan atau agunan untuk mendapatkan kredit modal kerja dalam rangka meningkatkan produksi susu nasional.
"Pemerintah diharapkan membuat regulasi khusus untuk sektor peternakan, khususnya sapi perah yang memungkinkan sapi bisa jadi agunan ke bank," kata Pengurus Kelompok Peternak Sapi Perah Cipta Pratama Bandung Ronald Sinaga dalam diskusi peternakan sapi perah di Bandung.
Saat ini sulit dilakukan, namun jika ingin pertumbuhan sektor peternakan perlu ada terobosan seperti itu.
Sistem pembiayaan seperti itu sudah berlaku di beberapa negara di Eropa, dimana hewan ternak bisa dijadikan jaminan kredit, bahkan di beberapa kawasan sapi menjadi aset bernilai.
Ronald menyebutkan, fasilitasi pemerintah untuk mendorong sektor peternakan sapi perah untuk meningkatkan produksi susu masih belum lengkap, karena terbentur mekanisme dan regulasi pembiayaan yang sulit diakses oleh peternak rakyat.
"Peternak harus punya jaminan berupa bangunan atau tanah, padahal seharusnya usaha mereka itulah yang harus mendapatkan pembiayaan agar berkembang," katanya.
Nasib peternak masih setali tiga uang dengan petani padi dan hortikultura yang masih kesulitan mengakses pembiayaan, meski semangat mendukung sektor riil digembor-gemborkan kalangan perbankan.
"Kenyataan sekarang, peternak rakyat tidak bisa mengakses pembiayaan yang mereka butuhkan, hanya sebagian kecil saja dari mereka yang memiliki jaminan yang disyaratkan," katanya.
Indonesia bisa menggunakan sistem agunan dari hewan produksi, khususnya sapi perah, tinggal bagaimana kemauan dari pemerintah membuat aturan itu, kata Ronald yang juga Komisaris di PT Agronesia Jabar itu.(S033)
: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026