.....Almarhum meninggal pada Sabtu (13/10) malam sekitar pukul 24.00 WIB, di rumah sakit Yos Soedarso, Padang, dan langsung dibawa ke Jambi.....
Jambi (ANTARA Jambi) - Mardi Salmi (43), salah satu wartawan Perum LKBN ANTARA Biro Jambi meninggal dunia akibat sakit gangguan usus.
Kepala Biro ANTARA Jambi Edy Supriyadi di Jambi, Minggu mengatakan, almarhum meninggal di rumah sakit Yos Soedarso, Padang, Sumatera Barat setelah sebelumnya menjalani perawatan medis.
"Almarhum meninggal pada Sabtu (13/10) malam sekitar pukul 24.00 WIB, di rumah sakit Yos Soedarso, Padang, dan langsung dibawa ke Jambi," ujarnya.
Mardi Salmi kecil lahir dan besar di Kerinci 43 tahun lalu. Usai menamatkan sarjana ekonomi di Universitas Jambi, almarhum mulai menekuni dunia jurnalistik dan bergabung dengan ANTARA pada awal 90-an.
"Bagi kami, almarhum merupakan sosok disiplin giat bekerja, dan mudah bergaul. Kami sangat kehilangan salah satu wartawan terbaik sekaligus rekan seperjuangan," katanya.
Selain rutin sebagai wartawan ANTARA Biro Jambi, Mardi Salmi juga masuk dalam jajaran kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi.
"Sebagai sahabat dan sesama wartawan, kami sangat kehilangan sosok beliau. Keberadaan almarhum sangat membantu jalannya roda organisasi," ujar Ketua PWI cabang Jambi Mursyid Songsang.
Selama dua tahun terakhir, almarhum sempat beberapa kali dirawat di rumah sakit. Bahkan pada 2010 dioperasi akibat gangguan pada bagian usus.
Almarhum meninggalkan satu orang istri bernama Nelvi dan dua orang putri, Febi dan Lativa yang masih duduk di bangku SMP dan SD.
Puluhan wartawan Jambi dan warga tampak ikut mengiringi dan mendoakan kepergian almarhum yang terlebih dahulu disholatkan di masjid Almuhajirin, Perumnas Kotabaru, Kota Jambi.
Wali Kota Jambi Bambang Priyanto juga hadir ikut mendoakan kepergian almarhum.(Ant)
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.