.....Kita optimistis, rencana paket tur tersebut akan bisa berjalan sesuai yang direncanakan mengingat perusahaan tersebut juga telah memiliki anak perusahaan di Indonesia yakni Asia Voyage yang berpusat di Bali sebagai pintu gerbang kepariwisataan JJambi (ANTARA Jambi) - Jean Paul Cantraine, CEO sebuah perusahaan kepariwisataan tur operator Perancis "Le Groupe de I'Asie" dalam lawatannya ke komplek Candi Muarojambi pada Senin telah melakukan penanaman bibit pohon penghijauan di bantaran Sungai Batanghari.
"Sebagaimana konsep 'go green' yang diusung dunia kepariwisataan modern saat ini, CEO perusahaan tur operator asal Perancis bersama enam orang anggota tim lawatannya telah pula melakukan penghijauan berupa penanaman bibit pohon di bantaran Sungai batanghari tepatnya di Desa Muarojambi," kata Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jambi, Guntur di Jambi, Jumat.
Ia mengatakan, penanaman pohon jenis beringin, duku, dan durian tersebut juga sebagai wujud apresiasi positif pihak perusahaan tur operator tersebut pada prospek dan potensi Candi Muarojambi yang menurut mereka sangat besar dan diyakininya di masa depan akan menjadi objek wisata utama di Jambi bahkan di Sumatera layaknya Candi Borobudur di Jawa.
"Sebagai wujud apresiasi positif mereka selain menanam pohon yang diharapkan akan menjadi tanaman yang besar ketika mereka kembali ke Muarojambi beberapa tahun ke depan, pihak perusahaan yang jaringan bisnisnya telah merambah hampir semua negara Asia Tenggara tersebut telah merancang paket tur wisatawan Eropa khususnya Perancis untuk berkunjung ke Muarojambi," katanya.
Paket tur tersebut, tambah Guntur, akan segera diluncurkan pada 2014 dengan target membawa sedikitnya dua persen dari 8.000 wisatawan Eropa dan Perancis yang berlibur ke Indonesia untuk diboyong ke Candi Muarojambi.
"Kita optimistis, rencana paket tur tersebut akan bisa berjalan sesuai yang direncanakan mengingat perusahaan tersebut juga telah memiliki anak perusahaan di Indonesia yakni Asia Voyage yang berpusat di Bali sebagai pintu gerbang kepariwisataan Jambi," ujarnya.
Apalagi, optimismisme itu didukung pula oleh apresiasi luar biasa perusahaan tersebut terhadap potensi besar Candi Muarojambi yang menurut mereka memiliki kelebihan nilai sejarah, keunikan, kandungan arkeologi, usia situs dan nilai budaya yang jauh lebih besar dari candi-candi lainnya di Indonesia, bahkan dari candi di Kamboja, Vietnam, Laos dan Thailand.(Ant)
Pewarta: Yupnical: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.