......Kebakaran hutan hanya terjadi satu kali di kawasan hutan Tahura Kabupaten Muarojambi, setelah itu tidak ada lagi," ujarnya.......Jambi (ANTARA Jambi) - Sebanyak 11 titik panas (hotspot) ditemukan di Provinsi Jambi yang terdeteksi melalui satelit NOAH, kata Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutan Provinsi Jambi Bestari di Jambi, Senin.
Ia menjelaskan, hotspot itu terdapat di enam Kabupaten di Provinsi Jambi, riciannya Kabupaten Sarolangun empat titik, Kabupaten Merangin dua titik, Kabupaten Tebo dua titik, Kabupaten Batanghari satu titik, Kabupaten Bungo satu titik dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat satu titik.
Status kawasan yang ditemukan hotspot itu, kata dia, kawasan Areal Peruntukan Lain (APL) enam titik, kawasan Hutan Produksi empat titik dan kawasan Hutan Produksi Terbatas satu titik.
"Itu pertanggal 28 September 2014, hotspot terbanyak berada di Kabupaten Sarolangun," jelasnya.
Setiap kabupaten diperintahkan untuk segera menindaklanjuti jika ada kawasan yang terdeteksi hotspot.
"Petugas di kabupaten segera memantau setelah keluar data dari satelit NOAH ini," katanya.
Terkait kawasan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi dalam bulan ini, Bestari mengatakan belum ditemukan. Selama tahun 2014 hanya satu kali terjadi kebakaran hutan.
"Kebakaran hutan hanya terjadi satu kali di kawasan hutan Tahura Kabupaten Muarojambi, setelah itu tidak ada lagi," ujarnya.
Ketika ditanya asal kabut asap di Jambi sejak dua hari terakhir, Bestari mengatakan asap berasal dari arah angin Tenggara, di kawasan Jambi tidak ada.
Berdasarkan data satelit NOAH di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi pertanggal 28 September, di provinsi tetangga seperti Riau ditemukan 17 titik hotspot, Sumatera Utara satu titik, Sumatera Barat dua titik dan Sumatera Selatan 95 titik.(Ant)
Pewarta: Dodi Saputra: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.