Jambi, Antarajambi.com - Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof H Johni Najwan menyatakan penyusunan rencana program dan anggaran satuan dan unit di lingkungan Universitas Jambi (Unja) dilakukan mutlak beracuan pada perencanaan matang dan data yang akurat.

"Pada Musrenbang 2018 ditekankan rencana yang didukung data-data. Itu mutlak harus terpenuhi, sehingga program bisa berjalan dengan pengawasan yang optimal dan terukur. Semuanya dimulai dari tahapan penganggaran," kata H Johni Najwan di Jambi.

Musyawarah Penyusunan Rencana Program dan Anggaran (Musrenbang) perguruan tinggi itu  untuk tahun anggaran 2018 digelar  Aula Rektorat Kompleks Kampus Pinang Masak Unja Mendalo, Jambi itu berlangsung pada Rabu (5/4) dan Kamis (6/4).

Kegiatan yang diadakan selama dua hari di ikuti oleh Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala Bagian serta unit pengelola lainnya di lingkungan universitas negeri satu-satunya di Provinsi Jambi.

"Selama dua hari semua unit menyampaikan paparan perencanaan dan anggaran didiskusikan. Semuanya bermuara kepada tujuan, visi dan misi universitas maupun Kemenristek Dikti," katanya.

Ia menyebutkan, efektifitas pengunaan anggaran pada masing-masing unit juga menjadi salah satu penekanan. Salah satunya memastikan tidak adanya program yang tumpang tindih, kelebihan penganggaran dari pagu dan aturan serta lainnya.

"Contohnya ada unit yang rencana anggaran penelitiannya lebih dari 12 persen, seharusnya tidak lebih dari 10 persen, atau ada juga belanja di dua unit yang tumpang tindih. Kita sinkronkan sehingga efisien," katanya.

Sementara itu Ketua Prodi Pascasarjana Fakultas Hukum Unja Dr Usman menyatakan pihaknya telah memaparkan rencana dan penganggaran di unitnya. Menurut dia salah satu penekanan unitnya saat ini adalah peningkatan akreditasi.

"Tahun ini kami  fokus pada peningkatan akreditasi," kata Usman.




: Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026