Jambi (ANTARA) - Rektor Universitas Jambi, Prof Drs H Sutrisno M.Sc Ph.D membuka Focus Group Discussion (FGD) Analisis Tata Kelola, Penjaminan Mutu Pembahasan, Badan Pengelolaan Badan Usaha (BPU) serta Pengelolaan (Optimalisasi) Aset Bersama Dewan Pengawas Universitas Jambi Tahun 2021 yang dilaksanakan pada Selasa, (13/12) di Jambi.

“Untuk menyikapi perubahan masif terdapat didalam S3PROTEK & Rencana Aksi Unja SMART ke depan, poin penting tersebut adalah Transformasi Penyelenggaraan Universitas Jambi (S3PROTEK), STRATEGI, STRUKTUR, SDM, PROSES DAN TEKNOLOGI Universitas Jambi," kata Prof Sutrisno dikutip dari laman resmi Unja.

Strategi yaitu kemampuan yang tinggi untuk menghadapi dunia yang berubah pesat dan tidak terprediksi, Struktur yaitu optimalisasi sumber daya internal dan pembagian peran yang jelas dan akuntabel untuk melaksanakan strategi kemudian proses, pengambilan keputusan dan pembelajaran yang cepat dan tanggap, dengan keterbukaan informasi dan berorientasi pada kinerja.

Selain itu Rektor mengatakan pada poin SDM yang akan datang merupakan SDM yang kompeten, kapabel, berintegritas dan inovatif serta menguasai Iptek dan Teknologi.

Sehingga terbangun dalam sistem dan struktur yang terintegrasikan. Hal ini untuk memudahkan dalam bekerja, serta dapat meningkatkan kualitas layanan publik.

Selain itu dalam paparannya Rektor mengambil judul “Analisis Resiko Tata Kelola dan Penjaminan Mutu di Lingkungan Universitas Jambi”.

Pelaksanaan FGD yang dihadiri Ketua Dewas Universitas Jambi, Anindito Aditomo, anggota Suryadi Hadi, Supendi,  Hendra Yospin Alwi  dan Muhammad Heikal sedangkan dari Universitas Jambi Wakil Bidang Umum dan Keuangan, IrYusrizal, Dekan, Ketua Lembaga dan Ketua UPT di Lingkungan Universitas Jambi.

Pewarta: Syarif Abdullah
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026