Kegiatan kunjungan kerja sama dan diskusi tentang strategi-strategi penguatan dan peningkatan capaian IKU Perguruan Tinggi, disambut dan dihadiri oleh pimpinan USU Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kealumnian Dr. Edy Ikhsan S.H., M.A., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Prof. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt., dan Wakil Rektor Bidang Informasi, Perencanaan dan Pengembangan Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc.
Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyebutkan jika tujuan kunjungan ini untuk berbagi informasi serta pengetahuan, terutama dalam meningkatkan pelayanan pendidikan,” kata Prof Sutrisno.
Ia menyebutkan jika Universitas Jambi saat ini berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (BLU). Berbeda dengan USU yang saat ini sudah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
“Status kami saat ini BLU, sedangkan USU sudah PTN-BH. Jadi kami seperti adik, satu tingkat dibawah USU. Oleh karenanya kami datang untuk mendiskusikan seperti apa pencapaian dan target key performance-nya,” ujarnya.
Ia juga berharap jika kedepannya Universitas Jambi dan USU dapat berkolaborasi dalam Pusat Unggulan Iptek (PUI), industri, studi lanjutan terkhusus pada pendidikan dokter spesialis.
Prof Opim selaku Wakil Rektor Bidang Informasi, Perencanaan dan Pengembangan berharap kunjungan ini membuka kerja sama lebih lanjut nantinya.
Menurutnya, banyak bidang dan area yang dapat dikolaborasikan dalam sebuah ikatan kerja sama. Ditambah, kemajuan pendidikan saat ini mengharuskan adanya interaksi dengan semua pihak.
“Selanjutnya kita bisa lanjut kerja sama seperti pertukaran mahasiswa dan dosen. Selain itu juga bisa saja Univesitas Jambi dapat membuka kran industri yang menjadi tempat magang dosen dan mahasiswa USU di Jambi, begitu juga sebaliknya,” sebutnya.
Selain itu ia juga mengapresiasi kunjungan yang dilakukan. Ia menyebutkan USU menyambut dan berbesar hati atas kunjungan tersebut. Semenjak penyebaran wabah Covid-19, kunjungan langsung seperti ini sudah jauh berkurang,” sebutnya.
Pewarta: Syarif AbdullahUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026