Kota Jambi (ANTARA) - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Provinsi Jambi selama Juni 2025 mengalami kenaikan atau sebesar 51,17 persen lebih tinggi dibanding Mei yang hanya 48,28 persen, terutama untuk kelas bintang empat dan lima.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Agus Sudibyo, Selasa, mengatakan menurut kelasnya TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang empat dan hotel bintang lima  70,88 persen, terendah pada hotel bintang satu 34,87 persen.

Agus merinci, penurunan TPK hotel bintang pada Juni 2025 dibanding Juni 2024 terjadi pada kelompok hotel bintang dua dan hotel bintang tiga.

Sedangkan hotel bintang satu serta hotel bintang empat dan hotel bintang lima mengalami peningkatan perkembangan TPK selama setahun yang lalu.

Tertinggi TPK gabungan hotel bintang empat dan hotel bintang lima Oktober 2024 sebesar 72,94 persen. Sedangkan terendah hotel bintang satu pada November 2024 sebesar 24,15 persen.

Lanjut dia, jumlah tamu yang menginap di seluruh hotel bintang di Juni 2025 sebanyak 50.683 orang. Jumlah tamu nusantara sebanyak 50.230 orang, yang terdiri atas 2.750 orang menginap di hotel bintang satu, 7.779 orang menginap di hotel bintang dua, 24.417 orang menginap di hotel bintang 3 tiga, serta 15.284 orang menginap di hotel bintang empat dan hotel bintang lima.

Tamu mancanegara sebanyak 453 orang, yang menginap di hotel bintang satu sebanyak empat tamu asing, hotel bintang dua sebanyak 42 tamu asing, hotel bintang tiga tercatat 95 tamu asing, serta hotel bintang empat dan hotel bintang lima
sebanyak 312 tamu asing.

Secara rasio, tamu mancanegara terhadap tamu nusantara pada Juni 2025 mencapai 0,009 artinya bahwa dari 1.000 tamu yang menginap di hotel bintang terdapat 9 tamu yang berasal dari mancanegara.

Pada Juni 2025 rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan tamu nusantara tertinggi ada pada hotel bintang tiga sebesar 1,70 hari dan terendah di hotel bintang satu yaitu sebesar 1,16 hari.

Dibandingkan Mei 2025, rata-rata lama menginap pada hotel bintang dua dan hotel bintang tiga mengalami kenaikan. Sedangkan hotel bintang satu serta hotel bintang empat dan bintang lima mengalami penurunan.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026