Kota Jambi (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi memangkas sebanyak 131 pohon untuk mengantisipasi tumbang saat hujan disertai angin kencang.
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Kota Jambi Doddy Hidayat, di Jambi, Kamis, mengatakan pohon yang terlalu tinggi dan berdaun rimbun dapat menjadi lebih rentan tumbang saat terkena angin kencang.
"Setiap hari ada petugas yang keliling untuk mengecek, memangkas, dan merawat pohon untuk antisipasi berbagai potensi yang tidak diinginkan," katanya.
Berdasarkan data DLH Kota Jambi, pemangkasan dan penebangan pohon pelindung sebanyak 131 selama Januari hingga Juni 2025.
Pohon yang dipangkas dan ditebang meliputi jenis roda-roda, ketapang, mahoni, tembesu, angsana, sengon, filisium, sonokeling, jati, akasia, dan pulai.
"Dua tim operasional ditunjuk untuk secara aktif melaksanakan kegiatan pemangkasan di jalur lalu lintas utama kawasan kota, dengan fokus pada penanganan laporan dan aduan dari masyarakat," ujarnya.
Ia menyebutkan lokasi pemangkasan dan penebangan antara lain Jalan Sunan Kalijaga Kecamatan Kota Baru, Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Telanaipura, Jalan Pangeran Hidayat Kecamatan Kota Baru, Jalan Sultan Thaha Kecamatan Pasar Jambi, Jalan Raden Mattaher Kecamatan Jambi Timur, Jalan Singadekane Kecamatan Danau Sipin, Markas Komando Satuan Brimob Polda Jambi Kecamatan Kota Baru.
Pemangkasan dan penebangan juga dilakukan di Jalan Gajah Mada Kecamatan Kota Baru, Marthadinata Kecamatan Kota Baru, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Telanaipura, Jalan Pangeran Diponegoro Kecamatan Jelutung, Depan SMK 1 Kecamatan Telanaipura, Jalan Darma Karya Kecamatan Kota Baru, Taman Lansia di Paal Merah, Jalan Yos Sudarso Kecamatan Jambi Timur, Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Jambi Selatan.
Kemudian Jalan Sri Sudewi Kecamatan Telanaipura, Jalan Lingkar Selatan Kecamatan Paal Merah, Jalan Yunus Sanis Kecamatan Jelutung, Gerbang TPA Talang Gulo Kecamatan Kota Baru, Ancol Kecamatan Jambi Selatan, Depan SMP 1 Kecamatan Pasar Jambi, Jalan Yulius Usman Kecamatan Telanaipura, Jalan Marsda Suryadarma Kecamatan Kota Baru, Jalan Letjen MT Haryono Kecamatan Telanaipura.
Kegiatan itu, menurut dia, dilakukan sebagai upaya preventif dalam menjaga keselamatan warga dan mendukung estetika kota.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang atau membakar sampah di sekitar area pangkal pohon pelindung karena dapat menyebabkan kerusakan pada akar pohon, mengganggu pertumbuhannya sehingga membuat pohon rentan tumbang," kata Doddy.
Pewarta: Agus Suprayitno/Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026