Kota Jambi (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) membantu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

"Kami akan melakukan operasi modifikasi cuaca, alhamdulilah surat kita sudah di tandatangani pak gubernur. Ini merupakan upaya pencegahan kebakaran mengingat sudah masuk musim kemarau," kata Ketua Umum APHI Soewarso di Jambi, Kamis.

Menurut Soewarso langkah itu diambil sebagai respons terhadap peringatan dini BMKG terkait fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan ekstrem.

Operasi modifikasi cuaca berupa hujan buatan merupakan salah satu poin krusial yang dibahas guna menjaga kelembapan lahan di area rawan, seperti lahan gambut yang jumlahnya cukup besar di Jambi.

Selain intervensi cuaca, APHI juga menggencarkan sosialisasi multi usaha kehutanan sebagai strategi jangka panjang pencegahan kebakaran.

Melalui skema ini, masyarakat diarahkan untuk melakukan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB).

Dia menyampaikan dari total 450 anggota APHI di seluruh Indonesia, sebanyak 22 anggota berada di wilayah Jambi dan mengelola areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Selain itu, dalam waktu dekat APHI akan berkoordinasi intensif dengan BPBD dan mengaktifkan Masyarakat Peduli Api (MPA) di sekitar konsesi hutan.

Sinergi ini diharapkan dapat menekan titik panas (Hotspot) dan mencegah terjadinya bencana kabut asap di wilayah Provinsi Jambi.

"Kami ingin mensosialisasikan bagaimana masyarakat bisa berkolaborasi dengan anggota PBPH untuk mengelola lahan secara produktif tanpa harus membakar. Ini adalah salah satu cara efektif untuk menjaga hutan kita," jelas dia.

Gubernur Jambi Al Haris menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah dan pihak terkait dalam menghadapi ancaman musim kemarau ekstrem atau fenomena El Nino, supaya memperketat pengamanan hutan dan lahan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, pengusaha kehutanan dan aparat keamanan untuk menjaga wilayah Jambi bebas dari kebakaran.

"Kita harus lebih siap, daerah harus menyiapkan dengan sebaik-baiknya seluruh perangkat dilibatkan," jelas dia.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026