Kota Jambi (ANTARA) - Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Anton Trihartanto memastikan pasokan dan stok obat aman, serta layanan terhadap pasien tetap maksimal selama bulan suci Ramadhan hingga setelah Idul Fitri mendatang.
"Sebagian besar obat sudah mulai masuk, strategi yang dilakukan, obat-obat dasar wajib tersedia, dan stok aman hingga enam bulan ke depan," katanya di Jambi, Selasa.
Ia menjelaskan manajemen rumah sakit saat ini sedang melakukan langkah strategis untuk memastikan pelayanan tetap prima selama bulan suci Ramadan hingga pasca-Lebaran mendatang.
RSUD Raden Mattaher memiliki komitmen dalam memenuhi kebutuhan dasar pasien, seperti memastikan ketersediaan obat aman hingga enam bulan ke depan agar tidak ada keluhan dari masyarakat.
Kebijakan tersebut, termasuk menjamin ketersediaan Barang Medis Habis Pakai (BMHP) sebagai kebutuhan mendasar, seperti infus, kateter, selang, dan sarung tangan (handscoon) steril.
Selain itu, pihak rumah sakit saat ini sedang mengusahakan pembelian BMHP khusus, seperti pen tulang belakang untuk tindakan operasi yang membutuhkan alat khusus.
Meskipun kategori alat itu bersifat berbiaya tinggi (high-cost), pihak rumah sakit berupaya memenuhi kebutuhan itu demi memaksimalkan pelayanan terutama bagi pasien kelas 3.
Saat ini, pihak rumah sakit telah menerapkan sistem data terkini yang ditampilkan di ruang tunggu. Masyarakat bisa melihat langsung jumlah tempat tidur yang tersedia untuk layanan rawat inap.
Selama Ramadhan, pihak rumah sakit mencatat ada peningkatan dan penurunan jumlah pasien di instalasi gawat darurat (IGD).
"Meskipun sempat mengalami penurunan di awal bulan, tren kunjungan mulai menunjukkan peningkatan kembali. RSUD Raden Mattaher memprediksi lonjakan akan terjadi kembali pada H+3 Lebaran, sebagaimana tren tahunan yang sering terjadi," demikian Anton.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026