Kota Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi Maulana menginstruksikan seluruh puskesmas di kota setempat agar siaga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Kami meminta para kepala puskesmas bersama tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi untuk menjaga kesiapan pelayanan selama masa mudik Lebaran," katanya usai memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan bagi pejabat administrator, kepala sekolah, kepala sanggar kegiatan belajar (SKB) serta kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Kamis.

Instruksi tersebut disampaikan sebagai upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan meskipun berada dalam suasana libur panjang Idul Fitri.

Maulana menilai sektor pendidikan dan kesehatan merupakan dua bidang utama yang harus terus ditingkatkan kualitas melalui kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan kepemimpinan di berbagai sektor pelayanan dasar merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.

Ia mengatakan fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Pihaknya akan mengatur jadwal piket bagi tenaga kesehatan di setiap puskesmas selama masa libur Lebaran agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan dapat diakses tanpa harus menunggu hingga masa libur berakhir.

"Jadwal piket akan diatur selama masa mudik Lebaran agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan. Hal ini penting agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan meskipun dalam suasana libur," kata dia.

Menurut dia, kesiapan tenaga kesehatan juga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kondisi darurat selama arus mudik dan perayaan Lebaran sehingga koordinasi antarpetugas kesehatan harus berjalan dengan baik guna menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026