Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi Universitas Jambi (Unja) membentuk program dokter spesialis sebagai langkah strategis mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
"Peluncuran program spesial dokter Unja menjadi harapan dalam penambahan kebutuhan tenaga medis di daerah," kata Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani di Fakultas Kedokteran Unja, Rabu.
Ia menilai program dokter spesialis merupakan terobosan nyata Unja dalam mewujudkan layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
Rencana itu sejalan dengan program Pemprov Jambi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah dalam menciptakan pembangunan manusia yang berkualitas dan produktif.
Menurut dia, pembangunan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari bidang pendidikan yang bermutu, berkualitas, dan merata dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan hidup dan memfasilitasi akses terhadap layanan kesehatan.
"Program pendidikan dokter spesialis diharapkan dapat semakin mendekatkan akses pendidikan kedokteran spesialis di Provinsi Jambi sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan merata," tutupnya.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unja, Humaryanto menyatakan program dokter spesialis merupakan upaya menyiapkan pemenuhan tenaga dokter spesialis yang kompeten, profesional, dan berdaya saing untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan baik secara regional dalam daerah maupun nasional.
Ia menyadari pendidikan dokter tidak mungkin berjalan sendiri, dibutuhkan sarana prasarana yang memadai, peralatan medis canggih dan ketersediaan pembiayaan pendidikan yang cukup.
"Kami sangat mengharapkan komitmen daerah, nantinya peserta didik ini akan kita tempatkan didaerah, mengabdi di wilayahnya masing-masing," ungkapnya.
