Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi menyiapkan program pemeliharaan jaringan irigasi tersier yang ditargetkan dapat meningkatkan efisiensi pengairan sawah.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Batang Hari Bambang Satyono di Muara Bulin, Senin, mengatakan program ini menggunakan dana APBD dan akan dilaksanakan oleh kelompok tani di beberapa kecamatan.

"Untuk pemeliharaan jaringan irigasi tersier ini kita sudah siap sekira 90 persen dan selanjutnya tinggal proses pemberkasan,"katanya

Selain itu, pemeliharaan jaringan irigasi tersier ini sudah siap sekira 90 persen dan akan menjangkau 10 unit di Kecamatan Muara Tembesi dan Muara Bulian.

"Pemeliharaan itu kita mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebanyak 10 unit,"ujarnya.

Dengan adanya program ini, Bambang mengharapkan distribusi air ke lahan sawah lebih merata dan stabil, sehingga petani dapat meningkatkan produksi dan pendapatan.

Sementara itu, ia juga menjelaskan bahwa program ini sebenarnya direncanakan menjangkau delapan kecamatan, namun terdapat regulasi terbaru yang membatasi penerima, termasuk larangan untuk lahan oplah dan CSR. 

Sehingga, saat ini yang memenuhi kriteria di Kecamatan Muara Tembesi dan Muara Bulian. Sedangkan untuk tugas kelompok tani adalah mengerjakan pemeliharaan irigasi di lahan masing-masing.

"Kami berharap, saat uni sudah bisa mulai terlaksana," ujarnya. 

Melalui Program ini juga bisa meningkatkan efisiensi pengairan sawah dan meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Batang Hari.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari saat ini terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian di daerah.

Dengan adanya program pemeliharaan jaringan irigasi tersier ini, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Batang Hari.



Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026