Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat pendidikan karakter di kalangan pelajar melalui pendekatan edukatif berbasis media film.

Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bertema Cyberbullying yang digelar di Bioskop Mall Lippo Plaza, Jambi Timur, Jambi, Jumat.

"Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus refleksi bersama terkait pentingnya pencegahan perundungan dunia maya di lingkungan pendidikan," kata Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha saat membuka kegiatan.

Pada kegiatan itu, para peserta menyaksikan film edukasi berjudul "Cyberbullying: Ketika Dunia Menjatuhkanmu, Bisakah Kamu Bangkit Kembali" yang mengangkat fenomena perundungan di kalangan pelajar.

Film ini mampu menyampaikan pesan secara menarik dengan pendekatan yang relevan terhadap kondisi sosial budaya Indonesia.

Menurut Diza, pembentukan karakter harus menjadi prioritas utama di samping pencapaian akademik, karena pendidikan tanpa karakter tidak akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abda mengapresiasi film tersebut, karena sangat mengedukasi dan memiliki pesan moral yang bermanfaat.

"Kami akan melibatkan berbagai unsur terkait, khususnya dalam pemulihan psikologis korban jika cyberbullying terjadi, dengan tetap memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam proses pendampingan korban," katanya.

Selain itu, dia menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menangani cyberbullying karena perundungan dapat terjadi di lingkungan sekolah hingga usia remaja.

Kegiatan tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang menekankan penanaman nilai religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas melalui keterlibatan aktif satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Polresta Jambi, kepala perangkat daerah, kepala sekolah, guru SD dan SMP se-Kota Jambi, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026