Medan (ANTARA Jambi) -  Ribuan personel Kodam I/Bukit Barisan membantu pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, dengan cara mengevakuasi mereka dari daerah berbahaya ke lokasi penampungan yang lebih aman di Kabanjahe.

Kasdam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Cucu Soemantri usai syukuran Hari Ulang Tahun ke-65 Kodam I/BB Makodam, Medan, Sabtu (20/6) malam mengatakan, prajurit TNI-AD yang memindahkan para pengungsi tersebut, yakni Kodim 0205/TK dan Yonif 125/Simbisa bermarkas di Kabanjahe.

Kedua institusi militer itu, menurut dia, tidak hanya bertugas membawa pengungsi dari lokasi yang tidak aman atau berada di zona merah, tetapi juga memberikan pengamanan rumah-rumah yang ditinggalkan warga.

"Prajurit tersebut juga menjaga Posko Pengamanan dan rumah warga  yang telah dikosongkan," ujar jenderal bintaang satu itu.

Kasdam mengharapkan, warga yang mengungsi itu, jangan lagi mencoba menerobos masuk ke desa yang berbahaya atau radius tujuh kilometer dari kawasan Gunung Sinabung.

Sebab, beberapa desa tersebut selama ini merupakan lintasan  awan panas dan debu vulkanik Gunung Sinabung.

"Erupsi Gunung Sinabung tersebut, saat ini terus menunjukkan intensitas yang cukup tinggi, dan masyarakat harus mewaspadai fenomena alam tersebut," kata mantan Kepala BIN Daerah Provinsi Sumut itu.
                        
Dtempatkan di 10 Posko

Sebanyak 10.714 jiwa atau 2.882 kepala keluarga pengungsi erupsi Gunung Sinabung, saat ini masih ditempatkan di 10 lokasi penampungan di Kabanjahe.

Ke-10 Posko itu, yakni Jambur Lau Buah Batu 882 jiwa, Paroki Gereja Katolik Kabanjahe 974 jiwa, dan Gedung Serbaguna KNPI Kabanjahe 756 jiwa.

Selain itu, Gedung Serbaguna GBKP Kabanjahe 454 jiwa, Jambur Sempajaya 1.462 jiwa, Gudang Jeruk Surbakti 660 jiwa, Jambur Tongkoh 2.728 jiwa, Jambur Korpri 1.200 jiwa, Jambur Tanjung Mbelang 948 jiwa, dan GPDI Ndokum 650 jiwa.

Penduduk yang telah diungsikan itu berasal dari 11 desa, yakni  Desa Gurukinayan, Tiga Pancur, Pintu Besi, Sukanalu, Berastepu, Desa Jaraya, Desa Kutatengah, Desa Sigarang garang, Desa Mardingding, Desa Kutagugung, dan Desa Kutarayat.

PVMBG sejak 2 Juni 2015 pukul 23.00 WIB mengeluarkan pengumuman bahwa status Gunung Sinabung naik dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). (Ant)

Pewarta: Munawar Mandailing

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2015