Suami istri meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditungganginya bertabrakan dengan sebuah truk bermuatan sawit di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 10 Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo, Rabu (14/4).

"Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kanit Laka Lantas Polres Bungo Ipda Agus.

Kecelakaan maut yang terjadi di jalur utama lintas sumatera tepatnya di KM 10 arah ke Padang Dusun Lintas Indah Desa Air Gemuruh tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dua korban yang meninggal dunia Boyimin (54) dan Yeni Seribibit (54) warga Desa Sapat Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

Kronologis kejadian tragis yang menewaskan suami istri tersebut bermula ketika kedua korban yang menggunakan sepeda motor Mega Pro Nopol BH-5535-CQ yang dikemudikan Boyimin tengah melaju dari arah Padang menuju Bungo.

Saat di KM10 sepeda motor itu mendahului kendaraan yang ada di depanya, namun dari arah berlawanan meluncur kendaraan truk  yang dikemudikan Haris (20) warga Tebo Ulu Kabupaten Tebo. Karena jaraknya sudah dekat, tabrakan tak terhindarkan.

Baca juga: Melaju tanpa sopir, sebuah truk batubara tabrak tebing di Lintas Sumatera Bungo
Baca juga: Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja bayarkan santunan korban kecelakaan di Jalinsum

Akibat benturan tersebut, kedua korban terpental dan terbentur aspal. Bahkan posisi akhir pengendara motor, Boyimin terbujur di bawah kabin truk. Sedangkan korban Yeni terbujur tidak jauh dari sepeda motornya yang rusak berat.

Kejadian yang berlangsung di jalan lurus  dan berkabut pada pagi itu langsung membuat kesibukan di lokasi kejadian. Pengguna jalan memberikan pertolongan dan mengontak Unit Laka Lantas Polres Bungo yang langsung turun ke lokasi kejadian.

Akibatnya terjadi ketersendatan arus lalu lintas di lokasi tersebut. Unit Laka Lantas Polres Bungo melakukan olah tempat kejadian perkara, dan membawa kedua korban meninggal dunia ke RS Hanafi Bungo. Sedangkan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan.

Berdasarkan olah TKP, kedua kendaraan dalam kondisi laik jalan dan masing-masing pengemudi memiliki SIM. Selain itu kedua pengguna sepeda motor juga menggunakan helm pengaman.

"Secara teknis, aspek pengemudi dan kendaraan terpenuhi, kondisilaik jalan, rem bagus, berlampu serta pengemudi sepeda motor baik pengendara maupun penumpangnya menggunakan helm," kata Ipda Agus menambahkan.

Baca juga: Inilah sosok Heri Bambang, penyandang disabilitas dari Tabir pengatur lalu lintas di Jalinsum
Baca juga: Patroli PJR berkejar-kejaran dengan pick up yang mencurigakan di Jalinsum



 

Pewarta: Syarif Abdullah

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2021