Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jambi mencari bibit atlet prestasi lewat kejuaraan provinsi 2025 sebagai persiapan menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) - Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti dinyatakan Ketua Panitia Kejurprov Jambi Remy Novita di Jambi, Sabtu.

"Hasil penilaian kami dari kejurprov tahun ini lumayan banyak atlet muaythai dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi yang memiliki potensi untuk berprestasi sampai tingkat nasional dan akan dipersiapkan untuk jangka panjang menuju PON 2028," katanya.

Menurut dia, Kejurprov Muaythai Jambi yang berlangsung 17-21 November di Kota Baru, Jambi, juga menunjukkan bahwa program pembinaan atlet di kabupaten dan kota sudah merata sehingga para atlet bisa bersaing meraih prestasi.

Dari hasil kejurprov tersebut, Pengcab Tebo keluar sebagai juara umum dengan raihan 14 medali emas, tujuh perak, dan satu perunggu, posisi kedua Kota Jambi meraih sembilan emas, enam perak, dan tiga perunggu.

Posisi ketiga ditempati Muaro Jambi dengan tujuh emas, 11 perak, dan enam perunggu, diikuti Tanjabbar empat emas, dua perak, dan lima perunggu, dilanjutkan Sarolangun empat emas, dua perak, dan satu perunggu.

Kemudian Sungai Penuh masing- masing raih tiga emas, perak, dan perunggu, Bungo satu emas, tiga perak dan dua perunggu, Kerinci satu emas, dua perak dan tiga perunggu, Merangin masing-masing dapat satu emas, perak dan perunggu dan Kabupaten Tanjabatim tujuh perak dan 10 perunggu.

Kejurprov Muaythai Jambi ini diikuti oleh 121 atlet muaythai dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi dengan mendatangkan wasit dari Kalimantan Barat dan Sumatera Utara.

"Selamat kepada Pengcab Muaythai Tebo atas prestasi yang diraih. Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan meraih prestasi," ujar Remy.

Pewarta: Nanang Mairiadi

Editor : Siri Antoni


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2025