Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi strategis pemerintah dalam menekan angka stunting di Tanah Air, termasuk di Provinsi Jambi.
"Angka prevalensi stunting di Jambi dari tahun ke tahun mengalami penurunan, bahkan merupakan provinsi dengan tingkat stunting terendah nomor tiga di Indonesia yaitu sebesar 17,1 persen berdasarkan data SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) tahun 2024," kata Gubernur Al Haris di Jambi, Rabu.
Hal itu sangat menggembirakan, kata dia, namun seluruh pihak tidak boleh lengah sehingga angka stunting meningkat pada kemudian hari.
Untuk itu, lanjut dia, perlu sinergi dan bekerja keras agar stunting di Provinsi Jambi ke depan tetap harus turun hingga mencapai level terendah di tingkat nasional.
Gubernur menjelaskan kehadiran program percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui Program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B) sebagai program intervensi strategis berbasis keluarga, menjadi salah satu solusi strategis dalam penurunan prevalensi stunting di Provinsi Jambi.
Karena itu ia mengharapkan dukungan dari berbagai lintas sektor untuk mengimplementasikan program ini di lapangan dengan optimal, mengingat hingga akhir Maret 2026 belum semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan layanan MBG kepada sasaran 3B di wilayahnya masing-masing.
Gubernur Al Haris berharap Program MBG bagi Kelompok 3B dipercepat, sehingga percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi terlaksana sesuai dengan harapan.
Untuk menjawab tantangan-tantangan kependudukan dan pembangunan keluarga tersebut, menurut dia, salah satu upaya penting yang harus dilakukan adalah memastikan urusan-urusan pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan di Provinsi Jambi.
Berdasarkan data dari BPS tahun 2020 menunjukkan, Angka Kematian Bayi (AKB) di Jambi sebanyak 16,99 kasus per seribu kelahiran. Sedangkan Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 177 kasus per seratus ribu kelahiran.
"Kita perkuat kelembagaan kita, SDM dan koordinasi kita perkuat kembali, kemudian juga sinergi antar-lembaga sehingga nanti kita berharap angka-angka itu turun," kata Gubernur Jambi Al Haris.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026