.....Kalau ada unsur pidananya, laporkan saja ke KPK atau kepolisian, lebih ksatria. Agar tidak jadi rumor-rumor saja," kata Priyo.....

Jakarta (ANTARA Jambi) - Wakil Ketua DPR Priyo Budisantoso mengingatkan Menteri BUMN Dahlan Iskan agar berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan karena hanya akan menimbulkan kegaduhan baru jika ternyata kenyataannya tidak sebesar yang diberitakan.

"Sebagai pejabat negara saya minta Dahlan Iskan untuk berhati-hati dalam berbicara. Karena akan memberikan resonansi yang berbeda," kata Priyo ketika diminta komentarnya terkait pemanggilan Meneg BUMN Dahlan Iskan oleh Badan Kehormatan DPR RI di Senayan Jakarta, Senin.

Sebelumnya Meneg BUMN Dahlan Iskan melontarkan pernyataan tentang adanya oknum dewan yang melakukan pemerasan kepada direksi BUMN. Atas pernyataan tersebut mendapatkan reaksi dari masyarakat.

Usai pertemuan dengan DK DPR yang dilakukan secara tertutup, Dahlan mengungkapkan dua nama anggota dewan pada dua peristiwa pemerasan terhadap BUMN.

Namun Dahlan menolak merinci siapa dua anggota dewan dan dari fraksi mana.

Priyo menegaskan jika Dahlan Iskan tidak hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan maka hanya akan membuat kegaduhan baru.

"Ini akan membuat tidak enak hubungan dewan dengan presiden. Karena ada yang bilang apa yang dilakukan Dahlan ini atas izin atau sepengetahuan presiden," kata Priyo.

Dirinya belum mendapatkan laporan dari BK DPR. Namun Priyo mengakui dari informasi yang didapatkannya, apa yang disampaikan Dahlan tak sehebat pemberitaan yang selama dua minggu ini seolah-olah telah menenggelamkan pemberitaan lainnya.

"Saya, sejak awal mendukung. Ungkap saja siapa-siapa yang memeras, ungkap semua, kalau ada dari kalangan istana, menteri-menteri dan sebagainya. Ungkapkan. Tapi kalau ternyata hanya segitu saja. Ya.. bagaimana," kata Priyo.

Menurut Priyo jika Dahlan Iskan bijak, lebih baik langsung laporkan saja ke fraksi atau ke KPK dan  kepolisian.

"Kalau ada unsur pidananya, laporkan saja ke KPK atau kepolisian, jadi ksatria. Agar tidak jadi rumor-rumor saja," kata Priyo.(Ant)




: Edy Supriyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026