.....Wamendikbud berharap mulai tahun ajaran 2013, pendidikan Pramuka sudah menjadi pelajaran wajib di tiap sekolah.....
Jambi (ANTARA Jambi) - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Windu Nurhayati mengatakan pihaknya tengah mengupayakan pendidikan Pramuka masuk pada kurikulum pendidikan nasional.
"Pendidikan Pramuka lebih mengedepankan nilai-nilai dan karakter. Saya kira perlu kita sambut baik jika Pramuka masuk dalam kurikulum pendidikan nasional," ujarnya kepada wartawan usai membuka Perkemahan Pramuka Penegak dan Pendega Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) di Bumi Perkemahan Sei Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Minggu.
Ia berharap mulai tahun ajaran 2013, pendidikan Pramuka sudah menjadi pelajaran wajib di tiap sekolah.
Rencana pendidikan Pramuka masuk pada kurikulum pendidikan nasional masih dalam tataran konsep.
"Pekan lalu, sebanyak 125 orang ahli pendidikan di bawah pimpinan Wakil Presiden Boediono, melakukan pemaparan konsep kurikulum untuk menjadikan Pramuka sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah," katanya.
Pendidikan Pramuka telah terbukti dapat dijadikan sebagai landasan pembangunan karakter sekaligus pilar penting dalam pendidikan nasional.
"Saat ini kami juga tengah melakukan uji publik, termasuk juga dengan upaya mulai dari penyiapan buku, guru, sarana dan prasarana di sekolah," ujarnya.
Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengaku siap apabila pendidikan Pramuka akan diterapkan pada kurikulum pendidikan nasional.
Kesiapan juga dinyatakan beberapa orang Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Daerah (Kwarda), di antaranya Prof Budi Prayitno, Ketua Kwarda Provinsi Jawa Tengah, Sulastro Suwarno, Ketua Harian Kwarda Sumatera Selatan, dan wakil Ketua Kwarda Provinsi Jambi, Haviz Husaini menyambut baik rencana tersebut.(Ant)
: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.