Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Chumaidi Zaidi dan dihadiri Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar.
Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bampemperda) DPRD Provinsi Jambi, Hasani Hamid, mengatakan ima Raperda Inisiatif usulan DPRD Provinsi Jambi itu pertama Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan/Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.
Ke-dua Raperda tentang Pembentukan PT Jamkrida. Ke-tiga tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ke-mpat Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan terakhir Raperda Pembangunan Ketahanan Keluarga.
Perda Inisitaif pertam kata Hasani Hamid dimaksudkan dengan duduknya Provinsi Jambi diperingkat empat tentang penyalahangunaan dan peredaran gelap narkoba se-Indonesia.
Perda kedua tentang penjaminan kredit ini untuk mendorong usaha lembaga penjaminan kredit. Perda ke-tiga dengan berkembanganya isu kerusakan lahan. Dengan anggapan Perda No 6 tahun 2012 tidak mampu lagi menanggulanginya. Untuk memperkuatnya kembali Perda ini dibentuk.
Sedangakan Raperda ke-empat sesuai Implementasi UU 23 tahun 2014 bahwa pelayanan pada pendidikan merupakan urusan pemerintah. Dan pembangunan serta pelayanan dilakukan secara terarah dan berkesinambungan serta harus merata.
Terakhir Perda tentang ketahanan keluarga dimaksudkan agar nantinya mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan karena keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat.
"Dan pembinaan harus dilakukan, maka dari itu Perda ini diadakan untuk meratakan kemakmuran dan meningkatkan kualitas keluarga," kata Hasani Hamid.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mendukung Raperda inisiatif dari DPRD tersebut.
Fachrori menitik beratkan terhadap Perda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan/Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya usulan Bapemperda. Menurutnya pembentukan Perda ini sangat tepat dengan keadaan saat ini.
"Ranperda itu sangat penting karena banyak dampak negatif dari narkoba," kata Fachrori.(Ant)
Pewarta: Dodi SaputraEditor : Dodi Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.