Saat membuka Rapat Kerja Tim Pembina Samsat Semester I Provinsi Jambi Tahun 2018 itu, Rabu, Dianto mengatakan upaya peningkatan pendapatan daerah bukan hal yang mudah, banyak tantangan baik dari internal pemerintahan maupun eksternal dalam hal ini masyarakat selaku wajib pajak.
"Tentu saja hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi institusi yang diberikan kewenangan untuk melakukan pemungutan dalam mengupayakan peningkatan PAD sebagai salah satu sektor pembangunan daerah, tentunya tidak dapat kita lepaskan dari solidnya Tim Pembina Samsat di Provinsi Jambi," kata Dianto.
Menurutnya, harus disadari bersama bahwa maju mundurnya kinerja Samsat di daerah sangat tergantung dari tiga komponen yang terlibat di dalamnya yaitu Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi, Polda Jambi dan juga PT Jasa Raharja Jambi .
"Untuk itu kami berharap selalu bersinergi dan meningkatkan koordinasi guna penguatan team work yang solid dari ketiga komponen tersebut, yang kesemuanya itu diharapkan akan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat," kata Dianto.
Dia juga berharap agar sinergitas antara Bakeuda, kepolisian dan Jasa Raharja dapat terus ditingkatkan agar pencapaian PAD dari sektor pajak dapat terus ditingkatkan
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi (Bakeuda), Agus Pirngadi mengatakan agenda rapat kerja Samsat semester I ini meliputi peningkatan kinerja kesamsatan tahun 2018, inventarisir permasalahan yang dihadapi pada masing-masing Samsat se-Provinsi Jambi, dan upaya upaya yang perlu dilakukan untuk peningkatan penerimaan pajak daerah.
Agus mengapresiasi semua pihak yang sudah membantu pencapaian PAD dari sektor pajak, khususnya kepolisian dalam hal ini Ditlantas Polda Jambi dan Jasa Raharja.
Agus mengungkapkan penerimaan pajak Daerah Provinsi Jambi hingga 15 Oktober 2018 dari PKB sebesar Rp337.458.115.706, BBN-KB sebesar Rp297.211.337.200, PBB-KB sebesar Rp247.534.839.157,14, Air Permukaan sebesar Rp Rp920,347,232 dan Pajak rokok sebesar Rp121.031.416.602.***
Pewarta: Dodi SaputraUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.