Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris resmi melepas keberangkatan sebanyak 88 orang peserta yang akan mengikuti Perkemahan Pramuka berkebutuhan khusus tingkat nasional di Cibubur Jakarta.

"Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan," kata Gubernur Jambi Al Haris ketika melepas kontingen tersebut di Jambi, Selasa.

Menurutnya di tengah tantangan zaman yang terus berubah, nilai-nilai yang diajarkan dalam kepramukaan semakin relevan, seperti kejujuran, kerja keras, gotong royong, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Gerakan Pramuka adalah gerakan kepanduan yang terbuka dan inklusif, milik semua peserta didik tanpa terkecuali.

Lanjut gubernur, setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki hak dan kewajiban yang sama serta potensi luar biasa yang dapat dikembangkan.

Pramuka hadir sebagai ruang belajar yang ramah, memberi kesempatan yang sama bagi semua untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan berguna bagi bangsa

Al Haris menyampaikan bahwa perkemahan Pramuka berkebutuhan khusus bukan hanya ajang berkumpul dan berkreasi, tetapi juga menjadi pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi, berkarya, dan memberi kontribusi bagi bangsa.

Ia merasa bangga dan terharu melihat semangat luar biasa. Dengan tekad, kerja keras, dan pantang menyerah hal ini membuktikan bahwa kemampuan tidak ditentukan oleh keterbatasan fisik, melainkan oleh kemauan dan ketulusan hati.

Gubernur berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan kekompakan, menghormati peserta dari seluruh Indonesia, serta membawa pulang pengalaman berharga untuk masa depan.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan bahwa pengiriman kontingen merupakan bagian dari upaya memuliakan anak-anak berkebutuhan khusus, memberikan ruang yang sama, serta mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.

“Kita ingin menunjukkan bahwa mereka tidak terpinggirkan. Mereka adalah bagian dari anak bangsa yang juga harus memberi kontribusi bagi negara. Jika di masa depan ada kegiatan internasional untuk Pramuka berkebutuhan khusus, kita siap berpartisipasi," kata Sudirman.

Kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 12 orang pengurus pimpinan daerah, 40 peserta, 30 pendamping, dan 6 orang unsur dari Dispora Provinsi Jambi.

Peserta berasal dari lima kategori ketunaan, yaitu tunagrahita 15 orang, tunadaksa empat orang, tunarungu 16 orang, tunanetra satu orang dan autis satu peserta.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026