Kota Jambi (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Mabes Polri merencanakan kerja sama pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan menargetkan 10 ribu peserta demi meningkatkan kualitas sumber daya insan pers di tanah air.

"Kami (PWI) akan bekerja sama dengan Mabes Polri untuk bersama-sama meningkatkan kualitas SDM khusus wartawan kami melakukan uji kompetensi bersama. Dalam waktu dekat diteken nota kesepahaman," kata Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir saat menghadiri kegiatan UKW di Kota Jambi, Rabu.

Munir menilai target tersebut cukup besar, saat ini baru Polda Metro Jaya (PMJ) yang telah melaksanakan program tersebut dengan menjaring 100 wartawan yang ada di wilayah itu.

Untuk memantapkan program besar itu, rencananya PWI bersama Mabes Polri akan menggelar rapat susulan pada Jumat (22/5) mendatang, supaya kegiatan tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan harapan. 

Terkait dengan pembiayaan, seluruh dana operasional untuk pelaksanaan UKW dalam program kerja sama ini semuanya murni bersumber dari anggaran Kepolisian.

Melalui kerja sama ini, diharapkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di Indonesia dapat semakin meningkat.

Di sisi lain, sinergi ini juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik.

"Pelaksanaan uji kompetensi akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah. Ke depan setiap daerah direncanakan akan dijatah sesuai dengan kuota," tambahnya. 

Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA meyakini, di tengah derasnya arus informasi digital, keberadaan wartawan yang kompeten dan profesional menjadi mutlak diperlukan.

Untuk itu, melalui pelaksanaan uji kompetensi bagi wartawan yang diselenggarakan PWI Provinsi Jambi, diharapkan akan mampu melahirkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas tinggi.

Sehingga bisa menjadi referensi informasi yang terpercaya bagi masyarakat luas melalui produk jurnalistik yang dihasilkan. 

Menurut dia, dengan mengikuti UKW, seorang jurnalis akan memiliki standar kompetensi yang jelas untuk menghasilkan produk pers yang sahih, akurat, dan membawa kemaslahatan atau manfaat bagi publik.

"Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar. Informasi yang benar ini dilahirkan oleh teman-teman yang mengikuti uji kompetensi ini," tegas dia.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026