Jambi (ANTARA) - Konflik lahan di areal kerja operasional PT Wirakarya Sakti (WKS) di Kabupaten Tebo, Jambi yang sempat menjadi sorotan beberapa waktu yang lalu, saat ini telah diselesaikan dimana proses mediasi difasilitasi Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah IV Jambi dan menghasilkan solusi terbaik yang dapat diterima oleh seluruh pihak.

"Alhamdulillah kita telah mendapatkan solusi yang terbaik dan mampu mengakomodir seluruh pihak" kata Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah IV Jambi, Andi Rohaendi, dalam keterangan resminya yang diterima di Jambi Jumat.

Rapat penyelesaian konflik itu dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tebo, Kepala UPTD KPHP Tebo Timur, Camat Tengah Ilir, HKTI Provinsi Jambi, HKTI Kabupaten Tebo, Utusan Perwakilan PT. Wirakarya Sakti, Pendamping Perkumpulan Maju Jaya Tunggal Ika (MJTI) dan puluhan warga masyarakat Desa Muara Kilis.

"Kami dari BPHL Wilayah IV Jambi mendorong para pihak untuk berdiskusi mencari alternatif solusi yang benar-benar dapat diterima dan adil bagi seluruh pihak dan proses mediasi dan diskusi panjang serta dinamis, akhirnya tercapai kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh seluruh pihak," katanya.

Andi juga berharap, dengan terciptanya kesepakatan ini hubungan antar pihak dapat kembali harmonis dan pengelolaan sumber daya hutan di wilayah Kabupaten Tebo dapat berjalan secara berkelanjutan.


 



Pewarta: RILIS
Editor : Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026